Pages

Subscribe:

Membaca Label Makanan

Label makanan membantu Anda memilih makanan secara cerdas. Tapi seringkali kita merasa kebingungan dengan maksud yang tertera pada label makanan. Berikut tip cara membaca label makanan:
Serving Size (takaran saji): Semua informasi dalam label makanan berdasarkan takaran penyajian. Hati-hati, satu takaran saji bisa jadi lebih sedikit dari yang Anda bayangkan. Bandingkan jumlah yang biasa Anda konsumsi dengan takaran saji di tabel.
Kalori: Wanita membutuhkan setidaknya 1600 kalori per hari, dengan jumlah lemak tidak lebih dari 30 persennya (sekitar 480 kalori).
% Daily Value: Anda bisa tahu apakah makanan tersebut mengandung nutrisi tinggi atau rendah. Makanan yang mengandung 20 persen daily value adalah bernutrisi tinggi, sedang lima persen atau kurang, kandungan nutrisinya rendah.
Saturated Fat (Lemak Jenuh): Lemak jenuh adalah jenis lemak tidak sehat. Bandingkan jumlah lemak tak jenuh pada makanan sejenis dan pilih yang persentase daily valuenya paling rendah. Banyak label makanan bertuliskan “low fat”, tapi itu bukan berarti makanan tersebut rendah kalori. Ingat, kalori juga harus dipertimbangkan.
Sodium: Garam mengandung sodium. Asupan sodium yang tinggi berhubungan dengan tekanan darah yang tinggi. Pilih label yang bertuliskan “sodium rendah”.
Fiber (serat): Kita membutuhkan serat setidaknya 20 gram per hari. Berikut contoh makanan berserat tinggi.
- Setengah cangkir sereal mengandung 8 gram serat
- Setengah cangkir kacang masak mengandung enam gram serat
- Satu cangkir jagung mengandung enam gram serat
- Satu buah apel berukuran sedang mengandung tiga gram serat
Sugar (Gula): Pilih makanan dengan sedikit atau tanpa tambahan gula