Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Herbal. Tampilkan semua postingan

Kulit Kayu Manis: Khasiat dan Manfaatnya


Kulit Kayu Manis: Khasiat dan Manfaatnya

Kayu Manis, Kulit kayu manis atau lebih dikenal dengan sebutan ilmiah (Cinnamomum verum, synonym C. zeylanicum) ialah sejenis pohon yang menghasilkan rempah-rempah bermanfaat. Kulit kayu manis Termasuk jenis rempah-rempah yang sangat beraroma, dan memilki rasa manis, juga rasa pedas.

Daun, Pohon Kayu Manis

Tidak seperti rempah-rempah lain yang berasal dari daun dan bunga tanaman, Kulit kayu manis diperoleh langsung dari cabang atau batang pohon, karena yang dimanfaatkan hanyalah bagian kulitnya. Setelah Disayat Kulit kayu manis yang masih basah, segera langsung dikeringkan dan ketika mereka kering segera dilakukan surplus eksternal untuk mendapatkan tampilan klasik  bagai sebuah pipa yang kita kenal dengan baik.

Mutu dan Kualitas kayu manis hanya ditentukan dan bergantung pada usia cabang atau pohon dari mana ia di ambil, Pada usia yang lebih muda maka kualitas kulit kayu adalah kurang baik.

Kandungan Dan Khasiat Pada Kulit Kayu Manis

Herba (rempah-rempah) Kulit Kayu Manis

Kayu Manis terdiri dari 10%, protein air, abu, gula, serat dan lemak dalam jumlah kecil, jumlah mineral yang terkandung Ini termasuk kalsium, mangan, magnesium, zat besi, kalium, fosfor, natrium, selenium dan seng. Berkenaan dengan vitamin yang hadir dalam kulit kayu manis adalah: vitamin A. beberapa vitamin B, dan khususnya vitamin B1, B2, B3, B5, B6, asam askorbat atau vitamin C, vitamin E, K dan J.

Juga beberapa kandungan asam amino hadir: asam aspartat, alanin, arginin, asam glutamat, leusin, lisin, valin, treonin, glisin dan triptofan.

Khasiat Dan Manfaat-Manfaat Kayu Kulit Manis Sebagai Obat

Yang perlu anda Ingat adalah, bahwa Kulit kayu manis Ratu (Cinnamomum zeylanicun) memiliki sifat penyembuhan dan bukan kulit kayu manis Cina yang berkualitas rendah.
Kayu manis merupakan antiseptik alami yang dapat melawan dan menghilangkan jamur, virus dan bakteri, yang mengapa dalam beberapa tahun terakhir adalah dengan dimanfaatkannya kulit kayu manis sebagai bahan dasar pasta gigi yang tersedia secara komersial, obat kumur, dan banyak produk kesehatan yang dibuat dari rempah-rempah yang sangat berharga ini.

Menurut studi terbaru, yang hasilnya dipublikasikan dalam Journal of American College of Nutrition, telah menunjukkan bahwa Kulit kayu manis dapat membantu untuk menyesuaikan persentase gula dalam darah, sehingga kehadiran zat dalam kulit kayu manis amat membantu penderita diabetes dan hiperglikemia. Bukan hanya itu saja, rempah-rempah ini, juga membantu proses pencernaan, Kulit Kayu Manis adalah alat pencegahan yang baik terhadap fermentasi perut.

Sebuah studi di Jerman malah menunjukkan bahwa Kulit kayu manis dalam kepemilikan Khasiat aggessive terhadap jamur Candida albicans (penyakit kaum wanita pada umumnya) dan bakteri yang disebut Escherichia coli, Yang Paling bertanggung jawab terhadap infeksi saluran kemih.

Kulit Kayu manis juga memiliki efek merangsang dan karenanya memiliki Khasiat untuk meringankan keadaan kelelahan yang disebabkan oleh penyakit seperti influenza dan disentri, Kulit Kayu manis adalah antiseptik untuk sistem pernapasan dan bermanfaat untuk pilek dan halitosis, sehingga kulit kayu manis di percaya cukup ampuh untuk mengatasi penyakit Asma.

Penggunaan kayu manis juga dianjurkan sebagai disinfektan, karena dalam kasus cedera pada kulit, setelah Luka dibersihkan, Anda dapat menaburi dengan bubuk Kulit kayu manis. Akhirnya, sifat rempah-rempah ini antiglicemiche dan berkontribusi untuk menenangkan kepedihan lapar di antara waktu makan dan berikut ini yang merupakan ciri khas pada pasien dipengaruhi oleh glukosa.

Herbal Teh Dengan Kulit Kayu Manis Nan Segar

Teh Herba Kayu Manis


Selain digunakan untuk bumbu Masakan, Kulit kayu manis juga merupakan minuman untuk pencernaan yang baik, karena mampu memfasilitasi pemisahan lemak, ini terjadi melalui stimulasi enzim pencernaan yang disebut tripsin.

Untuk memungkinkan hal ini terjadi dapat mengambil keuntungan dari persiapan sederhana teh herbal yang terbuat dari Kulit kayu manis yang dapat dibuat dengan cara ini:

Satu sendok teh bubuk kulit kayu manis masukan ke dalam secangkir air mendidih, biarkan meresap selama 10-12 menit, saring dan minum setelah makan. Meskipun Herbal, anda tidak di perolehkan minum, lebih dari tiga cangkir sehari.

Hati-hati Terhadap Pemanfaatan Kulit Kayu Manis

Seperti halnya dengan konsumsi semua makanan Sehat yang baik, untuk berhati-hati agar tidak berlebihan, dosis yang ideal Kulit kayu manis cukup tiga gram per hari. Dalam kuantitas rempah ini mampu menurunkan glukosa darah dan merangsang hormon yang bertanggung jawab untuk pengaturan nafsu makan.

Seperti yang kita juga telah mengetahui, zat yang dapat bermanfaat bagi tubuh kita, Tapi jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan dapat merusak. **Peringatan Jangan berikan Kulit Kayu Manis kepada anak-anak di bawah usia dua tahun.



Herba: Khasiat Dan Manfaat Adas


Herba: Khasiat Dan Manfaat Adas
Adas atau (Foeniculum vulgare Miller, suku adas-adasan atau Apiaceae) merupakan tanaman herba tahunan, Adas Masih keluarga Umbelliferae, batangnya mencapai tinggi rata-rata lebih kurang satu meteran, bunga yang kecil, putih dan mekar pada awal musim panas. Buahnya kecil dan oval dan hijau kekuningan, Biji Adas agak gelap ketika matang.

Bagian yang digunakan adalah Biji adas (benih) yang dipanen diantara bulan Agustus, tanaman asli Timur dan sudah dibudidayakan sejak zaman kuno oleh penduduk Mesir, Arab dan Yunani. Di Italia, adas tumbuh liar di iklim hangat dan kering, terutama di cekungan Mediterania.


Kandungan Yang Bermanfaat Pada Biji Adas

Adas terdiri dari 9,50% air, karbohidrat 50%, protein 17,7%, serat 14,6%, abu dan lemak, mineral kalsium, kalium, natrium, fosfor , zat besi, magnesium, selenium, mangan, tembaga dan seng. Kandungan vitamin Pada biji Adas: vitamin A banding ini, vitamin B (B1, B2, B3, B5 dan B6), vitamin C dan folat DFE.

Manfaat Obat Pada Biji Adas

Sejak zaman Kuno nenek moyang kita sudah banyak yang tahu, tentang pemanfaatan adas sebagai penyedap masakan, hingga untuk keperluan obat. jika pada negara-negara afrika dan mesir hanya untuk penggunaan dalam penyusunan permen dan minuman tetapi sebenarnya tanaman ini memiliki sifat lain yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.

Sebenarnya Adas dalam bentuk teh herbal mampu merangsang sekresi kelenjar, khususnya kelenjar ibu, dengan cara ini meningkatkan jumlah dan kualitas ASI. Adas juga di percaya meringankan sakit kepala, menenangkan dan sangat berguna dalam kasus kelelahan otak, masalah dengan bronki dan batuk. Tidak hanya itu saja, adas juga sangat dipercaya mempromosikan pencernaan, melemaskan otot-otot usus dan karena itu dianjurkan bagi mereka yang menderita sembelit.

Penggunaan lain adas ini terkait dengan masalah fermentasi usus dan asupan yang direkomendasikan karena itu dalam kasus masalah flautulenza dan mutterings. Biji Adas juga memiliki sifat pewangi napas, karakteristik ini tentu menyenangkan. dalam hal siklus telat menstruasi, Biji Adas bisa jadi solusi untuk mengatasi masalah telat datang bulan.


Manfaat Tumbuhan Marjoram

Khasiat dan Manfaat Tumbuhan Marjoram

Apakah anda pernah mendengar tentang Tumbuhan Marjoram??,  Marjoram (Origanum majorana, Lamiaceae) merupakan sejenis tanaman yang biasanya dibuat untuk permen. Juga biasanya dipanggil Sweet Marjoram atau Knotted Marjoram dan Majorana hortensis. Tanaman ini merupakan rempah-rempah yang populer, sehingga tidak hanya dibiakkan di negara-negara Mediterania namun juga di negara-negara Asia.

Nama ilmiah Marjoram  (Origanum majorana, Lamiaceae), adalah tanaman tahunan Itu termasuk keluarga Labiatae . Marjoram memiliki rasa sedikit pahit dan lebih intens daripada flavor.

IMG Source: http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Origanum_majorana.jpg

Tumbuhan Marjoram oregano mampu mencapai ketinggian 80/90 cm dengan bunga putih dan merah muda yang mekar Selama musim panas. marjoram, dalam memasak untuk membumbui hidangan,Marjoram banyak digunakan untuk aromatik. Marjoram terapeutik sesaat sebelum berbunga di awal musim panas dan dapat digunakan dalam bentuk segar atau kering.

Marjoram segar kalengan untuk sesuatu yang khusus, Marjoram kering kehilangan sifat aromatik. Bunga kering, minyak esensial diperoleh dengan cara destilasi uap Marjoram. Kandungan Marjoram adalah lemak 40%, serat, abu, protein dan gula, sampai 8% air, persentase yang tinggi dari mineral dan mangan Seperti kalsium, kalium, tembaga, magnesium, zat besi, fosfor , natrium dan seng. termasuk vitamin A, vitamin C, B1, B2, B3, dan B6, vitamin K dan J, beta karoten dan asam folat.

ekstrak kaya tanin, flavonoid dan minyak esensial marjoram Terpene.Majoran diadaptasi makanan tidak hanya, tetapi juga memegang sifat terapeutik Itu dapat menguntungkan kesehatan kita dalam beberapa cara berkat kandungan vitamin C dari Marjoram memiliki sifat antispasmodic dan berguna untuk pilek dan batuk; Dengan menenangkan dan obat penenang nya, marjoram dapat di percaya mampu untuk melawan sakit kepala dan insomnia.

Teh Marjoram juga mempromosikan produksi perut dan digunakan untuk membantu sistem pencernaan. Marjoram Juga memiliki sifat ekspektoran (sangat baik untuk menanggulangi masalah Batuk), fungisida dan bakterisida Eigenschaften. Marjoram juga sangat baik untuk tonik, meghilangkan gugup berlebihan yang Disebabkan oleh stres, sakit kepala dan insomnia. sesendok teh infus Marjoram dalam secangkir air mendidih selama 10 menit yang dipercaya meringankan sakit kepala karena insomnia.

Ekstrak Marjoram kering atau empat tetes minyak esensial marjoram mampu mengedurkan keteganagan saraf-saraf, sebagi campuran air hangat untuk berendam.

Antiseptik dari minyak esensial Majoran, yang berguna untuk kembung dan Flautulenza. minyak esensial Majoran juga sangat baik digunakan untuk pijat, meringankan sakit otot dan rematik. Campuran untuk keperluan Pijat, 15/20 untuk tetes minyak esensial marjoram dalam gelas dengan campuran alkohol dan Teile. Untuk pijat otot yang menderita sakit di perlukan 15 tetes minyak esensial marjoram, manfaat dari pijat ini sangat cepat meredakan kesakitan dan ketegangan otot.
Terakhir, efek diuretik ringan sebagai bagian dari 100 gram Majoran daun Marjoram kering memiliki efisiensi panas 270 kalori.

Dari berbagi Sumber

Penyakit asam urat atau sering disebut gout sembuh dengan sidaguri


 Sidaguri atau Sidagori (Sida rhombifoli Linn.) merupakan salah satu jenis tanaman obat dari famili Malvaceae. Tanaman ini adalah tanaman semak yang tumbuh liar dan banyak ditemui di pinggir selokan, sungai dan di bawah pohon besar. Sidaguri tersebar pada daerah tropis di seluruh dunia dari dataran rendah sampai ketingian 1450 m di atas permukaan laut. Bentuk batang agak berkayu, bulat dan bewarna cokelat. Daunnya berjenis tunggal dengan letak daun berseling berbentuk jantung.

Kecocokan tiap orang terhadap obat yang digunakan berbeda satu dengan yang lainya

Penyakit asam urat atau sering disebut gout, merupakan gangguan pada sendi yang terjadi akibat penumpukan kristal urat. Asam urat lazim diproduksi oleh tubuh, tetapi jika produksinya berlebih dan sistem pembuangannya tidak lancar menyebabkan pembentukan kristal urat pada sendi.

Nilai normal kadar asam urat dalam darah untuk pria dewasa berkisar 3,5—7,2 mg/dl, sedangkan pada wanita antara 2,6—6,0 mg/dl. Pada orang tua, nilai normalnya sedikit lebih tinggi. Dari banyak kasus, yang lebih berpeluang terserang asam urat adalah para pria, sedangkan pada wanita presentasinya kecil dan biasanya baru muncul setelah menopause (berhenti haid). Hal tersebut dikarenakan kaum hawa menghasilkan hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urin.

Mengandung Alkaloid

Penawar asam urat cukup banyak macamnya. Mulai dari obat kimia sampai dengan tanaman herbal. Menurut Ir. Nunuk M. Januwati. MS. APU, peneliti utama Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor, terdapat beberapa jenis herbal yang memiliki kemampuan sama untuk mengatasi asam urat. Di antaranya, sidaguri, daun salam, sambiloto, kecubung, dan buah sirsak.

Tiap tanaman herbal, menurut Nunuk, memiliki kandungan berkhasiat yang berbeda. Tidak semua tubuh penderita asam urat memberikan respon positif terhadap kandungan dari suatu herbal. Seseorang dikatakan cocok atau tidak terhadap suatu produk obat, secara empiris dapat terlihat dari gejala yang timbul. Jika merasa mual, pusing, atau jantung berdebar setelah minum suatu obat, maka dipastikan tubuhnya merespon negatif alias tidak cocok.

Salah satu tumbuhan yang cukup baik mengatasi asam urat adalah sidaguri. Tumbuhan yang statusnya masih dianggap sebagai gulma (pengganggu) ini biasa hidup di bawah tegakan, pekarangan, tepi jalan, hutan atau ladang.

Sidaguri termasuk tumbuhan tropis yang bisa hidup pada ketinggian 10-1.400 m di atas permukaan laut. Hidup pada habitat terbuka maupun di bawah naungan (30—40%). Tumbuhan semak berkayu ini mempunyai daun bulat telur bergerigi, kecil-kecil, dengan bunga tunggal berwarna kuning.

Sidaguri mengandung alkaloid, kalsium oksalat, asam amino, saponin dan fenol. Tanaman bernama ilmiah Sida rhombifolia ini rasanya agak pahit karena mengandung tanin. Selain itu sidaguri juga mengandung minyak asiri sama seperti yang dikandung jahe sehingga memiliki aroma yang khas. Namun kadarnya lebih rendah. “Semua senyawa tersebut utamanya terdapat pada akar dan batang, tapi di daunnya juga ada.”

Cara kerja alkaloid, adalah menghambat terbentuknya enzim oksidase yang menyebabkan penyakit sendi, termasuk asam urat. Sidaguri juga berkhasiat untuk pencegah radang, asma, flu, demam, hipertensi, peluruh kencing, dan penghilang nyeri. Khusus untuk asam urat yang tinggi, wanita asli Blitar itu menyarankan dosis penggunaan sidaguri sebagai berikut. Ambil segenggam atau sekitar 60 gram sidaguri (akar dan batang), rebus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc. Selanjutnya rebusan disaring dan diminum 2—3 kali sehari
Selain itu sidaguri juga digunakan untuk pemakaian luar guna mengatasi keluhan seperti kudis, bisul, luka berdarah, sakit gigi dan digigit seranggga. Penggunannya dengan cara mengambil segenggam sidaguri segar, lalu dihaluskan dan dibalurkan pada bagian yang sakit. “Reaksinya cukup cepat.” Anda tertarik mencobanya?

 PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA :

  1. Rematik Rebus herba sidaguri kering (30 g) dengan tiga getas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan,minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas. Cuci akar sidaguri kering (30 g), lalu iris tipistipis. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.
  2. Asamurat tinggi. Lima batang akar, cuci, potong-potong kecil, rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih tunggu beberapa saat. Tuang kegelas berikut akarnya, tutup, biarkan semalam. Keesokan paginya diminum sebelum sarapan. Rebus sekali lagi pagi untuk diminum sore hari.
  3. Bisul, kudis, bengkak karena tulang patah (kedudukan tulang telah diperbaiki). Daun segar dicuci bersih, dilumatkan dan ditempelkan pada tempat yang sakit.
  4. Bisul. Akar 60 gr berikut batang ditambah 30gr gula merah dan air matang, ditim lalu diminum. Luarnya 5 jari akar, dicuci, tumbuk halus, remas dengan air garam, turapkan, balut. Sehari 2 kali.
  5. Eksema. Tanaman sidaguri ditambah air secukupnya, ditim dan diminum.
  6. Kulit gatal, kurap pada kepala. Daun segar secukupnya setelah dicuci bersih, ditumbuk halus, tambahkan minyak kelapa lalu diaduk sampai rata. Oleskan pada kulit yang gatal, diulang beberapa kali.
  7. Sesak napas (asma) Potong tipis akar sidaguri (60 g), tambahkan gula pasir (30 g), lalu rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.
  8. Cacing kremi. Daun 1/5 genggam dicuci lalu digiling halus, tambahkan ¾ cangkir air matang dan sedikit garam, peras, minum 2 x sehari.
  9. Sakit gigi. Akar dan jahe di kunyah, telan airnya.
  10. Perut mulas. Akar dan jahe dikunyah, telan airnya.
  11. Abortivum. Akar dicincang halus, tambahkan daging secukupnya lalu direbus. Makan beberapa hari.
  12. TBC kelenjar leher. Sidaguri 60 gr ditim dengan daging, makan. Untuk pemakaian luar, daun segar dilumatkan lalu tempelkan ke tempat yang sakit.
Komposisi :

Daun mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, dan minyak asiri. Banyak mengandung zat phlegmatik yang digunakan sebagai peluruh dahak (ekspektoran) dan pelumas (lubricant). Batang mengandung kalsium oksalat dan tanin. Akar mengandung alkaloid, steroid, dan efedrine.

PERHATIAN :
Wanita hamil dilarang pakai.

Vitamin C Kurangi Risiko Asam Urat

 
Gout atau asam urat adalah sejenis artritis yang hanya menyerang kaum pria. Penyakit yang membuat persendian nyeri ini sebenarnya bisa dicegah dengan cukup mengonsumsi vitamin C.

Dalam laporan yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine mengindikasikan bahwa asupan vitamin C minimal 1500 miligram setiap hari akan menurunkan risiko terkena asam urat sampai 45 persen jika dibandingkan dengan mereka yang cuma mengasup vitamin C 250 mg setiap hari.

Sebenarnya asupan harian vitamin C yang disarankan adalah sekitar 500 mg, namun dosis sampai 2000 mg masih dianggap aman. Kendati begitu, tidak semua orang bisa tahan dengan vitamin C dosis tinggi karena bisa mengiritasi lambung.

Studi-studi sebelumnya menunjukkan hal yang saling berlawanan antara vitamin C dan kadar asam urat di dalam darah. Kendati begitu beberapa dokter menyatakan belum jelas benar bagaimana vitamin C bisa mencegah gout.

Riset yang dilakukan Dr.Hyon K Choi dari University of British Columbia terhadap 46.994 pria yang diikuti antara tahun 1986 sampai 2006 mencoba mengungkap hal tersebut. Selama kurun waktu penelitian itu, 1.317 pria menderita gout.

Seperti yang sudah diduga, ketika kadar vitamin C ditambah, risiko terkena gout turun. Untuk setiap 500 mg peningkatan dosis vitamin C harian, risiko gout anjlok sampai 17 persen.

Salah satu penyebab meroketnya kadar asam urat adalah pola makan. Makanan tertentu, khususnya yang berlemak, banyak sekali mengandung purin, bahan kimia yang dalam darah berubah menjadi asam urat. Penyakit gout juga berhubungan dengan kondisi tertentu, misalnya penyakit ginjal. Banyak pula obat-obatan yang bisa membuat kadar asam urat meningkat.

Sumber vitamin C terbaik adalah sayuran dan buah-buahan. Buah yang tinggi kadar vitamin C-nya antara lain kiwi, jeruk, cabai, tomat, dan masih banyak lagi.

Obat Asma Alami Dengan Madu Dan Jahe Merah


Obat asma alami dengan Madu dan Jahe Merah merupakan solusi yang tepat dalam meringankan dan pengobatan penyakit asma.  Madu dan Jahe sangat aman tanpa efek samping, karena Madu dan Jahe ini terbuat dari bahan alami, yang di dalamnya madu mengandung berbagai mineral penting untuk kesehatan pernafasan dan paru-paru, yang dapat menghambat kinerja enzim lipoksigenase, yaitu enzim yang dapat memicu kerusakan saluran pernapasan dan merupakan penyebab sakit asma.

Efektivitas madu dan jahe merah sebagai obat asma alami telah banyak yang membuktikan. Namun yang harus diingat, penyakit asma dipicu oleh berbagai sebab yang berbeda. maka dari Itu semua faktor, harus dilakukan pengujian ramuan alami jenis mana, yang sangat tepat dan efektif mengobati juga meringankan penyakit asma sesuai kondisi tertentu seseorang.


madu dan jahe merah


Namun Secara umumnya, madu dan jahe merah adalah dua jenis bahan alami yang sangat efektif untuk di jadikan tambahan ke ramuan obat alami jenis apapun untuk kesehatan. Madu sangat di percaya sejak dulu kala, untuk membantu membersihkan dan menjaga sistem pernapasan dari lendir. Dan rimpang jahe atau jahe merah bekerja untuk menghentikan peradangan dan lendir dari saluran pernapasan.

Pengobatan asma  Alternatif  adalah degan memanfaatkan herbal, untuk meringankan dan mengobati penyakit Asma, Sangat baik dalam hal menjaga fungsi saluran pernapasan. Agar paru-paru dapat berfungsi Normal untuk menghirup oksigen dan mendukung paru-paru menjadi lebih sehat. Beberapa Tumbuhan herbal yang Bisa digunakan selain Madu dan Jahe  merah untuk mengobati penyakit asama adalah: Kunyit,temulawak,lempuyang dan masih banyak tumbuhan lain untuk meringankan juga mengobati asama secara alami.

Cara membuat ramuan obat asama alami madu dan jahe adala sebagai berikut: Parut jahe merah 3 ruas, kemudian rebus dengan air sebanyak 400cc sampai mendidih. setelah agak dingin (hangat-hangat kuku) kemudian saring dan tambahkan 3 sendok makan madu asli.

Sebaiknya minum secara rutin 1 hari sekali, karena faktor obat herbal tidak memiliki efek yang sama dari orang ke orang, maka sebaiknya anda mencoba juga ramuan-ramuan herbal yang lain.  menggunakan seperti ramuan kunyit mengobati asma.

Namuan yang perlu di ingat!, Untuk membuat ramuan herbal sebaiknya, gunakanlah wadah yang terbuat dari tanah untuk merebus segala macam herbal. ini adalah solusi untuk menjaga khasiat herbal tersebut.

Semoga tips dan info kesehatan ini membawa manfaat, Amin

Efek Samping Ginseng

Efek Samping Ginseng - Seperti di banyak kasus lain, ada efek samping yang berhubungan dengan penggunaan ginseng, yang paling umum adalah insomnia, biasanya disertai dengan kegelisahan yang berlebihan dan lekas marah, terutama ketika ginseng dikonsumsi dengan stimulan lainnya seperti kafein atau theine; itu akan memiliki stimulasi yang berlebihan dari sistem saraf dengan efek samping yang disebutkan di atas. Akhirnya, sebagai penyalahgunaan ginseng. Efek Samping Ginseng berkepanjangan, dapat menyebabkan, dalam kasus ekstrim bahkan menggigil yang tak terkendali.

Tips mengatasi Efek Samping Ginseng

Meramu atau meracik herbal ginseng tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan, Anda dapat temukan di apotek atau toko jamu cina dalam berbagai bentuk seperti tonik obat mujarab, ekstrak pekat, beku-kering dalam sachet. Hal ini juga dapat ditemukan dikombinasikan dengan herbal lain atau preparat obat, seperti royal jelly, ginseng yang bersama-sama merupakan ledakan nyata dari energi dan pertahanan yang kuat dari sistem kekebalan tubuh. Bagi mereka yang memutuskan untuk mengkonsumsi ginseng secara teratur Anda harus melakukannya sekali sehari dan lebih baik di pagi hari pada waktu perut kosong.

Singkat Manfaat Ginseng


Seperti Pada posting manfaat dan khasit Ginseng sebelumnya, Khasiat yang bermanfaat dari ginseng banyak: Ginseng  sangat baik untuk peningkatan ketahanan fisik, sehingga ketahanan meningkat, sirkulasi darah lebih baik, meningkatkan kemampuan memori dalam mengingat, resistensi terhadap stres dan untuk memudahkan adaptasi terhadap rangsangan dari kehidupan sehat sehari-hari.

Ginseng juga sangat baik untuk orang yang menderita kelelahan kronis, mungkin berguna untuk pencegahan depresi pasca melahirkan, atlet, penderita diabetes, dan orang yang bekerja dalam iklim lingkungan berpolusi, terutama dalam hal pekerjaan berat.

Akhirnya, ginseng, memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mencegah terjadinya berbagai penyakit. Penggunaan biasa, tanpa berlebihan, tentu saja, mengembalikan kesehatan, kekuatan dan energi.

Blueberi Si Penguat Memori

MENGONSUMSI blueberi ternyata bermanfaat bagi otak yang rada lemot (lemah otak) alias mudah lupa, pikun atau terserang Alzheimer. Para peneliti dari Universitas Reading mengklaim, konsumsi blueberi secara teratur menghasilkan perubahan berarti pada otak, yakni meningkatnya daya ingat.

Makanan, yang dikenal kaya flavonoid ini secara historis diyakini mampu bertindak sebagai antioksidan. Penelitian bahkan menunjukkan zat aktif ini dapat mengaktifkan bagian otak yang berfungsi mengontrol pembelajaran dan memori.

Dr. Jeremy Spencer, dari Departemen Biosains Makanan di Universitas Reading mengatakan,"Ilmuwan telah lama mengetahui potensi dan manfaat makanan ini untuk kesehatan."

"Penelitian kami menyediakan bukti ilmiah menunjukkan bahwa blueberi merupakan makanan yang bagus dan terbukti berpotensi meningkatkan kapasitas memori."

Jeremy menyebutkan bahwa temuan yang dipublikasi di Free RAdical Biology dan Medicine Journal ini akan dilanjutkan ke tingkat berikutnya untuk meneliti efek flavonoid secara individu pada mereka yang mengalami lemah memori dan kemungkinan menderita Alzheimer.

Serba Alami untuk Pertolongan Pertama

Untuk mengatasi masalah kesehatan, obat kimia tak harus selalu menjadi pilihan utama. Berikut adalah beberapa bahan alami yang dapat dipertimbangkan sebagai upaya pertolongan pertama mengatasi sejumlah gangguan kesehatan.

1. Nyeri otot atau persendian
Coba: Jahe
Jahe mengandung gingerol yang bersifat antioksidan atau pelindung tubuh dari radikal bebas dan menekan produksi senyawa penyebab pembengkakan. Studi di Odense University, Denmark membuktikan bahwa 75 persen pasien artritis dan nyeri otot mengalami perbaikan dari nyeri dan pembengkakan setelah mendapat asupan jahe.
Dosis: sepertiga sendok teh jahe bubuk atau satu sendok teh jahe segar dalam minuman atau makanan tiga kali sehari.

2. Migrain
Coba: Ikan laut dalam
Peneliti dari Brown University, AS, mendapatkan bahwa ikan laut dalam kaya akan asam lemak omega 3 yang menghambat produksi prostaglandin dalam tubuh. Prostaglandin adalah hormon seperti zat kimia yang terkait dengan serangan migrain.

3. Napas bau
Coba: Teh hitam
Studi dari University of Illinois, AS, menemukan bahwa senyawa polifenol dalam teh hitam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

4. Tekanan darah tinggi
Coba: Seledri
Seledri mengandung 3-n-butyl phthalide, komponen yang tak hanya memberi rasa dan bau khusus pada seledri, tetapi juga mengurangi tekanan darah tinggi. Para peneliti dari University of Chicago, AS, membuktikan bahwa makan seledri setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sampai 12 persen.
Dosis: empat batang seledri setiap hari untuk mendapatkan efeknya.

5. Kekebalan tubuh rendah
Coba: Ginseng
Ginseng dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menghalau demam dan flu. Para peneliti dari University of Milan, Italia, memberi 100 mg tablet ginseng pada sekelompok orang sebelum memberi suntikan antiflu. Hanya 15 persen orang yang kena flu.

Getah Pepaya Atasi Kanker

SETIAP bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker. Ini karena lebih dari 50 asam amino yang terdapat di dalamnya.

Buah pepaya memiliki kadar serat yang tinggi. Itu sebabnya saat mengalami sulit buang air besar, pepaya adalah buah yang pas untuk dikonsumsi. Tentu, khasiat pepaya tak hanya pada buahnya saja. Linda misalnya. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jakarta ini pernah membuat ramuan alami untuk mengatasi gejala cacingan pada anaknya yang berusia 3 tahun dengan memanfaatkan akar kering pepaya dicampur dengan bawang putih. Hasilnya tak kalah dengan obat cacing yang banyak dijual di toko.

Munaroh, juga ibu rumah tangga, pernah merasakan manfaat daun papaya untuk menambah nafsu makan anaknya yang sempat menurun setelah sakit. Hasilnya lumayan, berkat ramuan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir yang kemudian diblender dan disaring guna diambil airnya untuk diminumkan, nafsu makan anaknya jadi bertambah.

Kandungan Papain
Buah, daun, dan akar papaya memang dapat dimanfaatkan mencegah gangguan ginjal, sakit kandung kemih, tekanan darah tinggi, dan gangguan haid. Sementara biji pepaya bermanfaat mengobati cacing gelang, gangguan pencernaan, masuk angin, dan diare.

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pada tumbuhan pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex) yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker. Manfaat getah pepaya untuk kesehatan dibuktikan Bouchut secara ilmiah, seperti dikutip Journal Society of Biology, yang menyatakan papain bersifat antitumor atau kanker.

Peran itu dimungkinkan oleh kandungan senyawa karpain, alkaloid bercincin laktonat dengan tujuh kelompok rantai metilen. Dengan konfigurasi itu, tak hanya tumor dan penyakit kulit yang disembuhkan, karpain ternyata juga ampuh menghambat kinerja beberapa mikroorganisme yang menggangu fungsi pencernaan, sehingga efektif untuk menekan penyebab tifus.

Lebih dari 50 asam amino terkandung dalam getah pepaya, antara lain asam aspartat, treonin, serin, asam glutamat, prolin, glisin, alanin, valine, isoleusin, leusin, tirosin, fenilalanin, histidin, lysin, arginin, tritophan, dan sistein. Mereka bersatu padu menjadi bahan baku industri kosmetik untuk menghaluskan kulit, menguatkan jaringan agar lebih kenyal, dan menjaga gigi dari timbunan plak.

Selama ini getah pepaya yang terdapat pada daun memang lebih dimanfaatkan untuk pengempukan daging dengan cara membungkus daging mentah dengan daun tersebut selama beberapa jam dalam suhu kamar. Selain itu, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Bentuk Kemasan
Di beberapa daerah, daging dimasak langsung bersama daun dan buah pepaya mentah untuk mendapatkan daging yang lunak dan mudah dicerna. Saat ini, getah yang terdapat dalam daun dan buah pepaya mentah diekstrak untuk dimanfaatkan sebagai bahan campuran pengempuk daging secara komersial. Tepung getah pepaya sebagai pengempuk daging banyak dijual dalam bentuk kemasan di super market atau di toko bahan kimia.

Penggunaan getah tersebut bisa dengan penyuntikan secara langsung pada ternak setengah jam sebelum disembelih agar dagingnya lebih lunak. Enzim papain akan menghidrolisis kolagen dalam daging, sehingga bentuknya menjadi kendur dan daging akan lebih empuk. Enzim papain inilah yang merombak protein (kolagen) menjadi beberapa bagian.

Dalam buku Taman Obat Keluarga edisi III terbitan Departemen Kesehatan disebutkan, pepaya termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah banyak. Di daerah tropis, pembuahan pertama dapat berlangsung kurang dari satu tahun dan kemudian berbuah sepanjang tahun. Jumlah buah bisa mencapai 50-150 per pohon setahun.

Jika selama ini Anda termasuk penggemar buah pepaya, tentu sepakat bahwa manfaat dan nilai gizinya bagi kesehatan sangatlah besar. Tidak sekadar memiliki serat tinggi, pepaya juga mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Malah kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, dan vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Hebatnya lagi, kandungan enzim papain dalam buah pepaya berfungsi mempercepat proses pencernaan protein. Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri.

Meramu Idola Sepanjang Musim
Karena mudah dipelihara dan tidak mengenal musim, harga pepaya memang jauh lebih murah dibandingkan dengan buah lain. Meski harganya murah, manfaat yang dikandungnya ternyata sangatlah besar. Bahkan, setiap bagian tanaman, mulai dari biji, buah, daun, hingga getahnya, dapat dimanfaatkan untuk beragam keluhan. Tak heran, pepaya bisa disebut sebagai buah idola sepanjang musim.

Berikut beberapa contoh meramunya.

Biji
- Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.
- Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.
Akar
- Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.
- Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
- Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.
Getah
- Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.
- Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.
Daun
- Sebagai pengontrol tekanan darah, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.
- Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemudian didinginkan sebelum siap diminum.
- Obat nyeri perut saat haid, ambil 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.
Buah mentah
- Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.
Buah masak
- Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.

Lebih Aman dengan Gula Herbal

PRODUK sintetis memang sering kali menimbulkan masalah bagi tubuh. Aspartam pun termasuk salah satu produk yang memicu kontroversi karena dianggap bisa menimbulkan banyak efek negatif bagi tubuh.

Melihat kondisi ini, spesialis gizi klinik Medikal Plaza International Klinik, Samuel Oentoro menyarankan agar masyarakat kini mulai berpaling ke produk-produk herbal. Ini adalah produk alami yang berasal dari sari-sari tanaman. Untuk produk herbal zat pemanis pengganti gula, Samuel menyarankan untuk menggunakan stevia.

Stevia adalah produk gula alami yang berasal dari tanaman bernama Stevia Rebaudiana Bertoni. Daun dari tanaman ini mengandung bahan pemanis alami nonkalori, dan mampu menghasilkan rasa manis 70 hingga 400 kali dari manisnya gula tebu. "Pemanis ini paling aman untuk kesehatan, baik penderita diabetes melitus atau yang mengalami obesitas," kata Samuel.

Namun, stevia lebih mahal. Setiap 100 gram gula stevia dibanderol di harga Rp 40.000. Stevia sebanyak itu cukup untuk 220 gelas minuman.

Waspada Jamu Berbahan Kimia!

Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga saat ini masih terus mewaspadai peredaran jamu yang mengandung kimia obat.

"Ada dua hal yang perlu diwaspadai. Pertama, peredaran produk jamu yang tidak memiliki izin edar dan jamu yang mengandung kimia obat," kata Kepala Dinkesos Kotabaru drg Cipta Waspada, Sabtu (19/7).

Ia menjelaskan, ada sejumlah merek jamu yang dilarang beredar, di antaranya jamu asam urat, flu tulang, gemuk sehat, serta beberapa merek lainnya. "Jamu-jamu tersebut mengandung paracetamol, antalgin, dan dexamethason yang berbahaya bagi tubuh manusia jika dikonsumsi tidak sesuai dosis," kata Cipta. Dia tidak menyebutkan perusahaan yang memproduksi jamu-jamu tersebut.

Menurut Surya, apoteker yang juga staf Pelayanan Kesehatan Dasar dan Farmasi, jika jamu-jamu tersebut dikonsumsi dalam waktu lama tanpa menggunakan dosis tepat akan berakibat gangguan fungsi ginjal, lever, dan jantung.

"Karena di dalam jamu tersebut mengandung paracetamol, antalgin, dan dexametason dan dosisnya tidak sesuai dengan orang yang mengonsumsi, maka akan membahayakan tubuh yang mengonsumsinya," ujar Surya.

Sedikitnya dua toko obat yang terindikasi menjual jamu yang terlarang, dan toko obat tersebut kini telah mendapat pembinaan dari Dinkesos Kotabaru. "Ada beberapa toko obat di daerah kami yang masih menjual jamu-jamu yang mengandung paracetamol, antalgin, dan dexametason. Namun, toko-toko tersebut telah kami beri pembinaan. Jika masih terus menjual, toko tersebut izinnya akan dibekukan," ujarnya.

Tembakau Mungkin Bisa Jadi Obat Kanker

Tanaman tembakau mungkin bisa digunakan untuk membuat vaksin kanker tertentu bagi orang yang menderita jenis lymphoma kronis. Demikian hasil satu studi yang disiarkan di China, Senin (21/7) kemarin.

Obat tersebut, yang akan menyusun reaksi kekebalan pasien untuk memerangi sel-sel tumor mereka sendiri, dibuat dengan menggunakan pendekatan baru yang mengubah secara genetika tanaman tembakau yang direkayasa menjadi pabrik vaksin tertentu. Lymphoma adalah sejenis kanker yang melibatkan sel-sel sistem kekebalan.

"Ini untuk pertama kali sejenis tanaman telah digunakan untuk menghasilkan protein guna disuntikkan kepada manusia," kata Dr Ron Levy dari Stanford University School of Medicina di California, yang penelitiannya diterbitkan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences. "Ini akan menjadi cara mengobati kanker tanpa dampak," kata Levy.

Tim Levy menguji vaksin itu pada 16 pasien yang baru-baru ini didiagnosis menderita lymphoma follicular B-cell, yakni penyakit kronis yang tak dapat diobati.

Menurut Studi itu, tak seorang pasien pun mengalami dampak mencolok dan lebih dari 70 persen pasien tersebut mengembangkan reaksi kekebalan. Meskipun mereka belum memastikan apakah reaksi kekebalan tersebut cukup untuk menghancurkan kanker, para peneliti itu berharap teknik tersebut suatu hari dapat mengarah kepada pengobatan setidak beberapa jenis penyakit mematikan itu.

"Setiap pasien lymphoma memilki sasaran pada sel tumor mereka, tapi masing-masing tumor pasien memiliki versi sasaran yang berbeda," kata Levy dalam suatu wawancara.

Studi dilakukan para peneliti dengan menggurat daun tembakau dengan virus yang dibalut gen untuk menulari tanaman tersebut. Selanjtunya, daun itu menghasilkan protein anti-bodi yang juga terlihat di dalam tumor pasien. Daun itu dipetik beberapa hari kemudian dan ditumbuk jadi bubuk hijau. Dari daun itu, anti-bodi diambil dan dijernihkan. "Bahan itu kemudian disuntikkan kembali ke tubuh pasien," kata Levy.

"Teknologi ini khusus karena cepat dan sangat cocok bagi pendekatan tertentu yang khusus ini karena masing-masin tanaman dapat membuat (vaksin) manusia yang berbeda," kata Levy kepada AFP. Ini adalah pertama kali vaksin kanker dari tanaman telah diujicoba pada manusia.

Vaksin yang berasal dari tanaman memiliki sejumlah keunggulan. Vaksin tersebut dapat dikembangkan jauh lebih cepat dan jauh lebih murah. Vaksin itu tak berisi resiko infeksi seandainya sel-sel hewan tercemar. Dan antibodi yang dihasilkan juga dapat menimbulkan reaksi kekebalan yang lebih kuat dibandingkan dengan yang dikembangkan pada sel-sel hewan.

Bunga Matahari, Pereda Aneka Nyeri

BUNGA matahari atau disebut juga dengan nama latin Helianthus annuus L adalah tumbuhan asli dari Amerika Utara, daerah di sekitar Mexico, Cile dan Peru, yang berasal dari familia compositeae (asteraceae). Saat ini diperkirakan ada sekitar 67 spesies dalam genus helianthus ini.

Nama helianthus diambil dari kata helios yang berarti matahari dan anthos berarti bunga. Alasan yang paling masuk akal kenapa disebut bunga matahari adalah karena bunga ini selalu menghadap ke arah datangnya sinar matahari. Ia bergerak mengikuti sumber cahaya terbesar tersebut. Fenomena seperti ini dikenal dengan istilah heliotropism.

Di Cina bunga ini dikenal dengan nama Xiang ri kui. Sementara di Indonesia sendiri ia mendapat banyak sebutan, di antaranya bunga panca matoari, teleng matoari, ledomata, kembang srengenge, kembang tampongare, bungong matuhori, sungeng, hingga purbanegara.

Rendah Kolesterol
Pada umumnya, bunga matahari ditanam oleh banyak keluarga untuk menghias taman atau halaman depan rumahnya. Bunganya yang kuning lebar seperti matahari lengkap dengan ornamen menyerupai sinar di sekelilingnya, membuat tanaman ini lebih cocok sebagai pemanis mata.

Herba yang berumur pendek (kurang dari setahun) ini tumbuh tegak setinggi 1 hingga 3 meter dengan bulu-bulu halus di seluruh bagiannya. Daunnya tunggal berbentuk jantung dengan bunga besar menyerupai cawan. Mahkota bunganya berbentuk mirip pita yang menyelimuti cawan di tepinya. Tepat di tengah-tengahnya terdapat bunga-bunga kecil yang berbentuk tabung dan berwarna coklat. Dan meski termasuk tanaman berbatang basah, bunga matahari ternyata justru lebih "nyaman" ditanam di area yang banyak mendapat sinar matahari.

Berdasarkan data dari Direktorat Gizi Departemen Kesehatan, biji bunga matahari ternyata mengandung gizi yang cukup lengkap. Ia mengandung minyak nabati dengan kadar kolesterol rendah, sehingga cocok dikonsumsi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi atau mengalami kelainan jantung.

Setara Minyak Zairun
Minyak biji bunga matahari kualitasnya dinilai hampir setara dengan minyak zaitun. Karena itu ia digunakan secara luas sebagai pengganti minyak-minyak sayur. Dan kualatis terbaik dari minyak bunga matahari ini didapat dari varietas biji hitam dengan kandungan minyak sekitar 50 hingga 60 persen.

Dari beberapa literatur juga diketahui, biji bunga matahari berkhasiat diuretic (peluruh kencing), expectorant, dan bisa digunakan untuk meringankan demam, flu, batuk, sakit tenggorokan, atau penyakit paru-paru. Menurut Hartwell (1967–1971), pakar botani dan pengobatan herbal dari Amerika, bunga dan biji bunga matahari telah lama digunakan sebagai obat tradisional oleh warga Venezuela untuk mengobati kanker. Kadang, mereka juga mencampurnya dengan anggur.

Sementara itu, di mata Dr Setiawan Dalimarta, penulis tumbuhan obat dan juga ketua Bidang Pelayanan Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (Sentra P3T) DKI Jakarta, seluruh bagian bunga matahari ternyata memiliki khasiat obat. Katanya, "Bunganya bisa untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi nyeri atau bersifat analgesik. Misalnya, untuk mengurangi sakit kepala, sakit gigi, nyeri menstruasi, atau nyeri lambung."

Ia menambahkan, bijinya bisa untuk meningkatkan nafsu makan, mengobati disentri berdarah, meringankan sakit campak, atau meningkatkan gairah. Dari beberapa sumber, Dr Setiawan juga mengetahui bahwa akarnya bermanfaat untuk infeksi saluran kencing, radang saluran napas, batuk rejan dan keputihan. Daunnya bermanfaat untuk malaria dan anti radang.

Dalam suatu percobaan diketahui, sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum) yang berisi hemicellulose ternyata berhasil menghambat sarcoma dan ehrlich asitic carcinoma pada tikus percobaan. "Karena itu ia juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati kanker, misalnya kaker lambung dan kanker esophagus," kata Dr Setiawan.

Biji bunga matahari merupakan salah satu sumber minyak terbesar, khususnya minyak yang bisa dimakan. Tapi selain itu minyak bunga matahari biasanya juga digunakan sebagai bahan margarin, sabun, minyak pelumas, penerangan, serta saus salad. Bila dicampur dengan minyak biji rami, minyak bunga matahari yang setengah jadi biasanya juga diajadikan sebagai bahan cat atau pernis.

Tak hanya itu. Daun bunga matahari ternyata juga biasa dimanfaatkan untuk makanan ternak. Sedang batangnya mengandung serat yang sering digunakan untuk bahan kertas. Saat ini, juga sedang dilakukan penelitian tentang kemungkinan penggunaan minyak bunga matahari untuk bahan bakar diesel.

Bahaya Bagi Ibu Hamil
Dengan segala manfaatnya, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengkonsumsi atau menggunakan minyak bunga matahari. "Yang paling penting adalah, jangan sampai diminum oleh ibu yang sedang hamil atau sedang menyusui," pesan Dr. Amarullah H. Siregar, MSc, PhD, ahli naturopati dan homeopati. Hal itu disebabkan karena dalam bunga matahari terkandung zat yang disebut inulin yang berfungsi untuk melebarkan dan melancarkan organ atau saluran pernapasan, sehingga bisa berbahaya bagi bayinya.

Tapi, menurut Dr. Siregar, sampai saat ini ia belum terdengar kasus keracunan bagi orang dewasa yang mengkonsumsinya. "Bisa dibilang bunga matahari ini relatif aman. Apalagi ia banyak mengandung mineral, besi, kalium, kalsium, fosfor, magnesium dan natrium yang bermanfaat buat tubuh," ujarnya. Cuma, ia mengingatkan, pemakaian bunga matahari atau obat-obatan tradisional lainnya akan lebih aman jika dikonsultasikan dengan dokter atau ahli

Beberapa Resep Bunga Matahari:
Berikut beberapa contoh resep pengobatan dengan bunga matahari yang dihimpun dari berbagai sumber:
1. Sakit kepala: bunga 25-30 gram direbus bersama 1 telor ayam (tidak dipecahkan) dalam 3 gelas air hingga tinggal setengah gelas. Minum sesudah makan, 2 kali sehari.
2. Radang payudara (mastitis): ambil beberapa kepala bunga (tanpa biji) dipotong halus, lalu dijemur. Setelah kering, disangrai sampai hangus kemudian digiling sampai halus (jadi tepung). Ambil 10-15 gram, campur dengan sedikit arak putih, gula secukupnya, dan setengah gelas air hangat. Minum 3 kali sehari.
3. Rematik: kepala bunga digodok sampai jadi seperti kanji, dinginkan lalu tempelkan (borehkan) pada tempat yang sakit.
4. Sulit buang air besar dan air kecil: rebus 15-30 gram akar segar dengan 4 gelas air hingga menyisakan 2 gelas. Dinginkan dan saring. Minum 2 kali masing-masing 1 gelas.
5. Disentri : 30 gram biji diseduh, kemudian ditim selama 1 jam. Setelah diangkat, tambahkan gula batu secukupnya lalu minum.

Obat Herbal Punya Prospek Cerah

PROSPEK obat herbal di Indonesia di masa mendatang akan cerah. Bila bahan-bahan herbal ini telah memenuhi syarat evidence based medicine, maka obat herbal akan menjadi jenis obat yang diminati masyarakat karena harganya terjangkau dan bahannya mudah didapat.

"Karena bila standarisasi bahan yang terkandung dalam syarat evidence based medicine itu dipenuhi, maka obat herbal dengan harga terjangkau dan bahan yang mudah didapat bisa terpenuhi," ujar Shierly dari Direktorat Obat Asli Indonesia Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam workshop Obat Herbal untuk Pembangunan Kesehatan di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Utara, Senin (11/8).

Menurut Shierly, hal yang paling mendasar yaitu standard operational procedur (SOP) dalam penanaman tumbuhan obat herbal.

"Karena kandungan logam berat bisa saja terdapat dalam tanaman obat karena jenis tanah yang sudah tercemar, ini yang harus diperhatikan, bagaimana standarisasi itu diperlukan untuk menjaga kualitas obat herbal," paparnya.

"Kalau obat herbal ini kan dari tanaman yang biasanya sudah digunakan masyarakat kita, jadi percobaan tidak perlu dimulai dari hewan, karena langsung pada manusia ya masyarakat itu sudah coba langsung ratusan tahun lalu dan tidak ada efek samping," tambahnya Shierly.

Sementara itu farmakolog Prof Amir Syarif dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) menyatakan bahwa keragaman tumbuhan darat dan laut sudah diolah dan dipasarkan, tetapi hampir sebagian besar dokter di Indonesia belum merekomendasikan penggunaan obat tradisional karena belum memenuhi standar akademik ilmiah (evidence based medicine).

"Di negara kita jumlah tanaman obat itu beraneka macam, tetapi sebagian besar dokter kita belum merekomendasikannya karena harus ada standarisasi bahan yang terkandung dalam obat herbal, itu syarat evidence based medicine," ujar Amir.

Standarisasi diperlukan, dikatakan Amir, harus ada hubungan antara dosis dengan efek obat herbal. "Kalau tidak distandarisasi maka dosisnya tidak bisa dipastikan, demikian pula efeknya," tutur Amir.

Obat Herbal Harus Penuhi Standar Ilmiah

PRODUK obat herbal di Indonesia kini sudah mencapai puluhan ribu dan dikenal luas sebagai jamu oleh sebagian masyarakat. Persoalannya, obat tersebut penggunaannya berdasarkan pendekatan medik berbasis bukti-bukti ilmiah (evidence based medicine). Oleh karena itulah, pemerintah dituntut lebih berperan dalam penelitian obat tradisional dan mengembangkan kerjasama dengan stakeholder lainnya.

Demikian diungkapkan guru besar pensiun Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Dr Wahyuning Ramelan, Sp.And dalam seminar "Obat Herbal dalam Pembangunan Kesehatan" di Business Center, Mega Glodok Kemayoran, Jakarta, Senin (11/8).

"Pemerintah seharusnya mendorong lomba penelitian khusus jamu atau obat herbal, mendorong pihak swasta untuk ikut berperan mendanai penelitian bidang ini," kata Ramelan.

Selain itu, menurut Ramelan, pemerintah juga perlu memberi peralatan untuk penelitian obat tradisional pada lembaga pendidikan tinggi atau lembaga penelitian.

Peran lembaga pendidikan tinggi, menurut Prof Dr Sidik dari Universitas Padjajaran, juga signifikan untuk mendorong fakultas meneliti efek farmakologik obat tradisional.

"Obat herbal ini bisa menjadi potensi besar bangsa kita bila diketahui secara akademik ilmiah semua efek farmako-logiknya, efek sampingnya dan berbagai cara masuk yang efektif ke tubuh," ujar Sidik.

Ia mengatakan, penelitian obat herbal itu sangat penting tapi hasil penelitian itu juga dapat dikemas menjadi produk berorientasi paten dan pasar.

"Ini tak mudah karena dibutuhkan kerjasama lintas disiplin, antara dokter yang akan menyarankan penggunaan obat herbal, peneliti dan industri obat," tutur Sidik.

Ia menandaskan tidak adanya kerjasama dan integrasi antara peneliti (universitas), industri dan pemerintah itulah yang masih menjadi kendala obat herbal dapat diterima secara medis.

Ekstrak Meniran Bantu Penderita AIDS

PARA penderita HIV/AIDS kini mendapat sebuah harapan baru dalam meningkatkan kesembuhan. Berdasarkan hasil temuan awal dari Bagian Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, peluang penderita HIV/AIDS untuk sembuh semakin meningkat dengan mengombinasikan pengobatan antiretroviral dengan terapi adjuvant menggunakan ektrak meniran atau phylanthus.

Seperti diungkap DR.Drs.Suprapto Ma'at, Apt, MS, di Jakarta, Kamis (21/8), ektrak meniran berpotensi meningkatkan harapan kesembuhan para penderita HIV/AIDS karena terbukti dapat meningkatkan kadar salah satu jenis sel pertahanan tubuh Limfosit T - terutama sel T helper (sel Th).

"Ekstrak meniran untuk penderita HIV AIDS bersifat sebagai adjuvant, terutama untuk meningkatkan T-helpernya. Saya akan rencanakan untuk menelitinya lebih lanjut dan sangat yakin hasilnya akan baik," ungkap DR. Suprapto dalam diskusi Kolaborasi Jangka Panjang Penelitian dan Industri Farmasi yang digagas PT. Dexa-Medica .

Ektrak menir, jelas Suprapto, pada prinsipnya dapat digunakan sebagai terapi adjuvant pada pengobatan infeksi yang membandel seperti infeksi virus, infeksi jamur, infeksi bakteri, intraseluler dan penyakit infeksi kronis lainnya.

"Adjuvant artinya membantu dalam menanggulangi suatu infeksi. Selain diberikan obat standar, ditambah dengan stimulan. Dengan terapi adjuvant, proses penyembuhan penyakit bisa lebih cepat dan yang lebih penting adalah menghilangkan proses kekambuhan," papar peneliti yang baru mendapat penghargaan BJ Habibie Technology Award 2008 atas riset aplikatifnya tentang tanaman Meniran untuk Stimuno itu.

Kasus unik
Keyakinan DR.Suprapto akan prospek cerah esktrak meniran bagi pengobatan AIDS makin bulat setelah ia menemukan kasus peningkatan sel Th secara signifikan pada seorang pasien di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya belum lama ini.

"Beberapa bulan lalu, ada seorang pasien asal Denpasar yang juga anak seorang dokter kandungan. Sakit yang dialami pasien ini awalnya belum diketahui penyebabnya, namun tiga bulan terakhir suhu tubuhnya tak pernah di bawah 39 derajat celcius," ungkapnya.

Pasien ini, lanjut DR Suprapto, sempat dicurigai menderita enfeksi malaria dan TBC, tetapi upaya pengobatan tak kunjung membuahan hasil. Tim dokter yang terdiri dari beberapa ahli akhirnya menyimpulkan bahwa pasien ini mengalami masalah kekebalan tubuh, sehingga harus diperiksa kadar limfositnya - terutama sel Th (T-helper atau CD4+).

Sel Th ini berfungsi mengaktifkan dan mengatur sel-sel lainnya pada sistem kekebalan (misalnya limfosit B, makrofag dan limfosit T sitotoksik) yang semuanya membantu menghancurkan sel-sel ganas dan organisme asing.

Hasil pemeriksaan T-helper ternyata menunjukkan bahwa kadarnya sangat rendah yakni 52, yang bisa dikategorikan pasien sudah mengidap AIDS stadium lanjut. Dokter lalu memberikan ekstrak manira dengan penambahan dosis secara bertahap setiap bulan dan ternyata jumlah sel Th terus meningkat sebelum akhirnya kembali normal memasuki bulan ketiga.

"Dengan kasus ini, ada rencana untuk melakukan penelitian penggunaan ekstrak meniran di antara pasien HIV/AIDS, terutama AIDS," ujarnya

DR Suprapto juga telah meminta kepada RSUD Dr Soetomo untuk membantu pasien HIV/AIDS tidak mampu dengan memberikan ekstrak filantus sebagai terapi adjuvant bersama obat atretroviral.
"Saya yakin ekstrak menir nanti akan dapat membantu, bukan mengobati, penyembuhan HIV/AIDS. Atau paling tidak memperbaiki kualitas hidup dan memperpanjang umur penderita," tegasnya.

Obat Tradisional Pengusir Demam Anak

Sebagai langkah pertolongan pertama, obat tradisional dapat diandalkan untuk mengatasi demam.

BANYAK orangtua panik bila mendapati suhu tubuh anaknya di atas rata-rata atau sering disebut demam. Sebagai pertolongan pertama, umumnya diberikan obat penurun panas yang berbahan dasar kimia seperti golongan parasetamol, asam salisilat, ibuprofen, dan lain-lain. Jarang sekali orangtua yang langsung teringat memberikan obat-obatan tradisional.

Padahal, obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman obat ini tak kalah ampuhnya sebagai pengusir demam. Malah, obat-obatan tradisional memiliki kelebihan, yaitu toksisitasnya relatif lebih rendah dibanding obat-obatan kimia. Jadi, relatif lebih aman, bahkan tidak ada efek samping bila penggunaannya benar. Soalnya, kandungan tanaman obat bersifat kompleks dan organis sehingga dapat disetarakan dengan makanan, suatu bahan yang dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak. Selain itu, harganya pun lebih murah.

Tiga Jenis Demam

Namun, sebelum mengenal lebih jauh tentang tanaman obat penurun panas, perlu dipahami lebih dulu pengertian demam. Demam pada anak dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Demam karena infeksi yang suhunya bisa mencapai lebih dari 38°C. Penyebabnya beragam, yakni infeksi virus (seperti flu, cacar, campak, SARS, flu burung, demam berdarah, dan lain-lain) dan bakteri (tifus, radang tenggorokan, dan lain-lain).

2. Demam noninfeksi, seperti kanker, tumor, atau adanya penyakit autoimun seseorang (rematik, lupus, dan lain-lain).

3. Demam fisiologis, seperti kekurangan cairan (dehidrasi), suhu udara yang terlalu panas, dan lain-lain.

Nah, dari ketiganya, hanya demam yang disebabkan oleh infeksi dan noninfeksi sajalah yang memerlukan obat penurun panas. Untuk mempercepat proses penurunan panasnya, selain ramuan tradisional yang diminum, dapat juga diberikan baluran atau kompres untuk membantu.

Akan halnya demam fisiologis, tak diperlukan obat-obatan penurun panas karena umumnya jarang melebihi 380°C. Untuk menurunkan suhu tubuh, cukup diberikan minum yang banyak dan diusahakan berada dalam ruangan berventilasi baik atau berpendingin.

Aneka Obat Tradisional Penurun Panas

Inilah beberapa pilihan obat penurun panas tradisional yang dapat dicoba. Penting diperhatikan, dosis yang tercantum pada ramuan berikut adalah dosis untuk orang dewasa. Bila ingin diberikan kepada anak, bacalah aturan dosis bagi anak dan sesuaikan dengan tingkatan usianya. (Lihat boks: Dosis Aman untuk Anak.)

1. Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)

Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri, yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan dan rasanya pahit.

Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi lempuyang emprit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan 3 kali sehari.

2. Kunyit (Curcuma longa)

Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang dapat bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan). Selain sebagai penurun panas, campuran ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya oranye.

Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi kunyit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Tambahkan dengan perasan 1/2 buah jeruk nipis. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit ini, kemudian berikan 3 kali sehari.

3. Sambiloto (Andrographis paniculata)

Seluruh bagian tanamannya dapat digunakan. Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas. Bahkan pada tahun 1991 pernah diadakan penelitian di Thailand bahwa 6 g sambiloto per hari sama efektifnya dengan parasetamol.

Caranya: Rebus 10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering (2,5 ibu jari), dan 200 cc air. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 100 cc, kemudian saring. Setelah hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian, berikan 3 kali sehari.

4. Pegagan (Centella asiatica L.)

Tumbuhan yang dikenal pula dengan nama daun kaki kuda ini tumbuh merayap menutupi tanah. Daunnya berwarna hijau dan berbentuk seperti kipas ginjal. Memiliki kandungan triterpenoid, saponin, hydrocotyline, dan vellarine. Bermanfaat untuk menurunkan panas, revitalisasi tubuh dan pembuluh darah serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Pegagan juga bersifat menyejukkan atau mendinginkan, menambah tenaga dan menimbulkan selera makan.

Caranya : Rebus 1 genggam pegagan segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

5. Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.)

Penampilan temulawak menyerupai temu putih, hanya warna bunga dan rimpangnya berbeda. Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu putih berwarna putih dengan tepi merah. Rimpang temulawak berwarna jingga kecokelatan, sedangkan rimpang bagian dalam temu putih berwarna kuning muda.

Temulawak memiliki zat aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, dan lain-lain. Manfaatnya sebagai antiinflamasi (antiperandangan), antibiotik, serta meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Temulawak sejak dahulu banyak digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut kembung dan pegal-pegal.

Caranya : Cuci bersih 10 gram rimpang temulawak. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 campuran madu dan temulawak, kemudian berikan 3 kali sehari.

6. Bawang merah (Allium cepa L.)

Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.

Caranya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh.

7. Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis)

Selain daun kembang sepatu, Anda juga dapat memanfaatkan daun kapuk atau daun sirih. Kembang sepatu mengandung flavonoida, saponin dan polifenol. Daun kapuk mengandung flavonoida, saponin dan tanin. Daun sirih mengandung flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri.

Caranya: Cuci bersih daunnya, keringkan dengan lap bersih, panaskan sebentar di atas api agar lemas. Remas-remas sehingga lemas, olesi dengan minyak kelapa, kompreskan pada perut dan kepala.

8. Meniran (Phyllanthus niruri L.)

Tinggi tanamannya mencapai 1 meter, tumbuh liar, daunnya berbentuk bulat tergolong daun majemuk bersirip genap. Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan. Memiliki kandungan lignan, flavonoid, alkaloid, triterpenoid, tanin, vitamin C, dan lain-lain. Bermanfaat untuk menurunkan panas dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Caranya: Rebus 1 genggam meniran segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

9. Air kelapa muda

Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Nah, untuk menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa.

Dosis Aman untuk Anak

Penggunaan tanaman obat dengan dosis yang tepat tidak akan menimbulkan efek samping dan aman. Berikut dosis yang direkomendasikan untuk anak:

Usia Dosis

Bayi 1/8 dosis dewasa

2­-5 tahun 1/4 dosis dewasa

6­-9 tahun 1/3 dosis dewasa

10-13 tahun 1/2 dosis dewasa

14-16 tahun 3/4 dosis dewasa

Kayu Putih, Nyamuk pun tak Tahan

KAYU PUTIH sudah sejak zaman nenek moyang kita dimanfaatkan untuk mengatasi aneka gangguan kesehatan. Pemanfaatan itu tentu jauh sebelum dikenal teknologi massal untuk mengeksplorasi kandungan minyaknya.

Daun kayu putih misalnya, sejak dulu dimanfaatkan untuk mengurangi rasa sakit maupun bengkak akibat gigitan serangga. Daunnya yang telah dijadikan ekstrak atau dikeringkan biasa dimanfaatkan untuk ramuan penambah stamina.

Pengusir Nyamuk
Fadli, seorang warga di bilangan Cinere, Jakarta, sengaja menanam kayu putih sebagai pengusir nyamuk di halaman samping rumahnya.”Selain ditanam di halaman rumah, saya juga biasa meletakkan di ruangan, dalam pot. Ruangan jadi bebas nyamuk,” ujarnya.

Aroma tanaman inilah yang membuat nyamuk atau serangga tak ingin berada di dekatnya.
Daun kayu putih juga dapat diborehkan langsung ke kulit agar nyamuk tidak sudi hinggap. Cukup dengan meremas-remas atau menumbuk daunnya, lalu membalurkannya ke kulit.

Jika ingin menggunakan tanaman kayu putih secara utuh sebagai pengusir nyamuk, cukup letakkan di dalam ruangan. Supaya efektif daya halaunya, Fadli mencontohkan perbandingan ruangan dengan tanaman, yakni untuk ruangan 2 kali 3 meter cukup diisi satu tanaman kayu putih setinggi satu meter.“Jika lebih luas ruangannya, tentu tanamannya harus lebih banyak,” katanya.

Tanaman bernama Latin Melaleuca leucadendra L. ini secara turun temurun dikenal dalam pengobatan tradisonal, seperti untuk mengatasi batuk rejan. Sukarsih mengaku pernah memiliki pengalaman batuk rejan atau orang biasa menyebutnya batuk seratus hari.

“Orangtua saya sudah membawa ke dokter untuk berobat, tetapi hasilnya belum ada. Suatu hari ketika berkunjung ke tempat saudara, saya disarankan minum ramuan kencur dan minyak kayu putih,” kenangnya.

Cara penggunaannya adalah, dua rimpang kencur ukuran sedang diparut untuk diambil airnya. Campur dengan air hangat secukupnya dan tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih.
Ramuan ini diminum setiap pagi dan malam menjelang tidur. “Hasilnya, sewaktu malam tiba, batuknya sudah jauh berkurang,” tuturnya.

Setelah seminggu minum ramuan itu, ia sembuh dari batuk rejan. “Saat ini pengobatan tersebut juga saya terapkan kepada anak-anak, hasilnya tidak mengmengecewakan. Yang pasti lebih murah daripada harus bolak balik ke dokter,” ungkapnya.

Sulingan Daun
Perkembangan teknologi penyulingan telah menggeser penggunaan kayu putih secara utuh. Kandungan utama tanaman ini adalah minyak atsiri, yang dapat diolah setelah melalui proses penyulingan.
Tak heran, dalam setahun produknya mencapai ribuan liter untuk beragam keperluan rumah tangga maupun industri, dari mulai minyak gosok, bahan campuran sabun, parfum, hingga obat.
Kayu putih memang termasuk komoditi yang bernilai ekonomis tinggi. Secara umum sumber sulingan minyak kayu putih berasal dari daunnya, dan biasa dinamakan minyak kayu putih (cajeput oil).

Karena dapat meredakan beragam keluhan, orang menyebut kayu putih sebagai si multiguna. Perhatikan saja, minyaknya biasa dimanfaatkan dari mulai obat gosok untuk mengurangi pembengkakan maupun rasa gatal karena gigitan serangga, sakit gigi, sakit kepala, pegal-pegal, otot kram, perut kembung, luka memar, hingga untuk campuran obat batuk.

Sejumlah penelitian juga membuktikan, tanaman ini berkhasiat diaforetik (peluruh keringat), analgesik (pereda nyeri), desinfektan (pembunuh kuman), ekspektoran (peluruh dahak), dan antispasmodik (pereda nyeri perut).

Tunggal Atau Campuran
Daun kayu putih bisa dimanfaatkan sebagai campuran aneka ramuan. Anda juga bisa menggunakan produk minyak kayu putih yang mudah dijumpai di pasaran, atau dicampur bahan lain.
Berikut contoh penggunaan kayu putih untuk beragam keluhan:
Obat luka
- Lumatkan beberapa lembar daun kayu putih segar. Borehkan ke bagian kulit yang luka karena sengatan atau gigitan serangga untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak.
- Segenggam daun kayu putih segar direbus dengan air secukupnya. Bersihkan luka sebelum dicuci dengan air rebusan daun kayu putih. Jangan gunakan air rebusan ini untuk luka lama, agar tidak terjadi infeksi.
Obat batuk
Cuci bersih dua rimpang kencur, parut, lalu peras untuk diambil airnya. Tambahkan beberapa tetes minyak kayu putih. Tambahkan sedikit air hangat dan satu sendok teh madu, kemudian diminum.
Pereda nyeri
Gunakan minyak kayu putih yang dijual di pasaran. Oleskan ke bagian tubuh yang nyeri atau sebagai minyak pijat untuk meredakan perut kembung, sakit kepala, dan masuk angin.
Pengusir nyamuk
- Letakkan tanaman kayu putih di ruangan atau oleskan minyak kayu putih ke lengan dan kaki agar nyamuk tidak mengganggu. Hindari penggunaan minyak sebelum mandi karena justru bisa menyebabkan rasa tidak nyaman.
- Jika Anda menggunakan minyak esensial kayu putih, uapkan dengan tungku yang akan menebarkan aromanya ke seluruh ruangan. Pastikan proses pembakaran dengan tungku ini berlangsung baik, sehingga tidak menimbulkan sesak napas.