Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Manfaat Madu Untuk Kesehatan


Manfaat Madu Untuk Kesehatan
Manfaat Madu Untuk Kesehatan - Manfaat Madu Untuk Kesehatan - Madu telah digunakan oleh manusia sejak 2.500 tahun terakhir, di seluruh dunia. Sementara banyak sekali manfaat kesehatan dari madu yang telah membuatnya menjadi salah satu aspek penting dari obat-obatan tradisional seperti Ayurveda, ilmuwan juga meneliti manfaat madu dalam kedokteran modern, terutama dalam penyembuhan luka. Manfaat Madu Untuk Kesehatan

Dikenal sebagai Honig dalam bahasa Jerman, Miele dalam bahasa Italia, Shahad dalam bahasa Hindi, Miel dalam bahasa Prancis, Miel dalam bahasa Spanyol, Mel dalam bahasa Portugis, мед dalam bahasa Rusia, Mengasah dalam bahasa Belanda, dan μελι dalam bahasa Yunani, ada hampir setiap kawasan di dunia di mana madu tidak dihargai. Manfaat Madu Untuk Kesehatan


Apa yang membuat madu begitu populer? Ini adalah kemudahan yang dapat dikonsumsi. Salah satu dapat makan madu secara langsung, meletakkannya di roti seperti kemacetan, mencampurnya dengan jus atau minum, bukan gula, atau mencampurnya dengan hangat air , kapur jus, kayu manis dan rempah-rempah lain untuk membuat obat. Hal ini dinikmati semua karena rasanya serta manfaat kesehatan.





Manfaat Madu Bagi Kesehatan
  • Pemanis: Gula dapat digantikan dengan madu di banyak makanan dan minuman. Madu mengandung sekitar 69% glukosa dan fruktosa memungkinkan untuk digunakan sebagai pemanis.
  • Sumber Energi: Menurut USDA , madu mengandung sekitar 64 kalori per sendok makan. Oleh karena itu madu juga digunakan oleh banyak orang sebagai sumber energi. Di sisi lain, satu sendok makan gula akan memberikan sekitar 15 kalori. Selanjutnya karbohidrat dalam madu dapat dengan mudah dikonversi menjadi glukosa bahkan oleh perut yang paling sensitif. Oleh karena itu sangat mudah dicerna madu.
  • Berat Badan: Meskipun madu memiliki lebih banyak kalori dari gula, madu jika dikonsumsi dengan air hangat membantu dalam mencerna lemak yang tersimpan dalam tubuh Anda. Demikian pula madu dan lemon jus dan madu dan kayu manis membantu dalam mengurangi berat badan. Baca lebih lanjut tentang manfaat madu dalam penurunan berat badan .
  • Meningkatkan Kinerja Athletic: Penelitian terbaru menunjukkan bahwa madu adalah bantuan yang sangat baik dan membantu ergogenic dalam meningkatkan kinerja atlet. Madu memfasilitasi dalam menjaga kadar gula darah, penyembuhan dan pemulihan glikogen otot setelah latihan.
  • Sumber Vitamin dan Mineral: Madu mengandung berbagai vitamin dan mineral . Jenis vitamin dan mineral dan kuantitas mereka tergantung pada jenis bunga yang digunakan untuk pemeliharaan lebah. Umumnya, madu mengandung vitamin C , Kalsium dan Besi . Periksa vitamin dan kandungan mineral dalam gula dari sumber manapun, Anda akan merasa menjadi nihil atau sangat kecil baik. Manfaat Madu Untuk Kesehatan
  • Antibakteri dan antijamur Properti: Madu memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur dan karenanya dapat digunakan sebagai antiseptik alami.
  • Antioksidan: Madu mengandung nutraceuticals, yang efektif dalam menghilangkan radikal bebas dari tubuh kita. Akibatnya, kekebalan tubuh kita meningkat.
  • Perawatan Kulit dengan Susu dan Madu: Susu dan madu sering disajikan bersama sebagai kedua bahan membantu dalam mendapatkan menenangkan kulit halus. Oleh karena mengkonsumsi susu dan madu setiap hari di pagi hari adalah praktik yang umum di banyak negara.

Manfaat Madu dalam Mengobati Luka

Penelitian yang signifikan sedang dilakukan untuk mempelajari manfaat madu dalam mengobati luka. Keperawatan Standar memberikan beberapa manfaat dalam dokumen - Manfaat madu dalam manajemen luka. Ini telah diberikan di bawah ini:
  1. Madu memiliki sifat antimikroba.
  2. Ini membantu dalam mempromosikan debridement autolytic.
  3. Ini deodorizes luka berbau busuk.
  4. Ini mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang jaringan luka.
  5. Ini membantu dalam memulai proses penyembuhan dalam luka aktif.
  6. Madu juga membantu dalam mempromosikan penyembuhan luka lembab.
Kekuatan penyembuhan madu tidak hyped. Para Madu Waikato Unit Penelitian memberikan rincian tentang penelitian di seluruh dunia yang sedang dilakukan pada manfaat madu dalam pengobatan. Selanjutnya, BBC melaporkan pada bulan Juli 2006 bahwa dokter di Rumah Sakit Christie di Didsbury, Manchester berencana untuk menggunakan madu untuk pemulihan lebih cepat kanker pasien setelah operasi. Penelitian semacam ini akan memberikan bukti ilmiah untuk apa yang disebut kepercayaan yang dianut oleh para pecinta madu di seluruh dunia dan membantu dalam menyebarkan manfaat madu lebih banyak orang.

Sekarang Anda tahu manfaat madu, bagaimana Anda memakannya? Anda bisa memakannya mentah, tambahkan dalam air dan minuman yang berbeda dan Anda dapat menambahkannya di beberapa resep juga. Fakta organik telah menerbitkan sebuah ebook tentang resep madu cepat dan mudah. Manfaat Madu Untuk Kesehatan

8 Strategi Mencegah Stroke


Stroke atau hilangnya sebagian seluruh fungsi neurologis (saraf) yang terjadi secara mendadak kini menjadi salah satu penyakit yang cukup serius di Indonesia, karena jumlah kasusnya yang terus bertambah.

Di negara maju seperti Amerika Serikat, stroke menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian. Sedangkan di Indonesia, stroke adalah penyebab kematian terbesar dan penyebab kecacatan tertinggi.

"Diperlukan strategi untuk menghadapi stroke. Data di Indonesia menunjukkan bahwa 8,3 per 10.000 penduduk menderita stroke," kata dr. Ekawati Dani Yulianti, SpS, spesialis saraf dari Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, saat seminar Healty Brain for Healthty Life, di Jakarta, Sabtu (14/1/2012).

Bahkan lanjut Eka, sebanyak 23 persen pasien yang dirawat di rumah sakit akibat stroke berujung pada kematian.

Ada banyak faktor risiko yang memicu timbulnya stroke seperti hipertensi, diabetes mellitus, rokok, hiperkolesterolemia, sindrom metabolik, penyakit jantung, dan konsumsi alkohol berlebih. Tetapi, faktor risiko ini sebenarnya dapat diubah dengan cara tatalaksana gaya hidup.

Berikut ini adalah beberapa strategi jitu mencegah stroke seperti diungkapkan oleh dr. Eka :

1. Diet Sehat dan Seimbang

Diet sehat dan seimbang dapat diartikan dengan mengonsumsi banyak buah dan sayuran segar, susu rendah lemak, rendah kolesterol dan rendah natrium (asupan garam harian tidak boleh melebihi 2.300 mg atau sekitar 1 sendok teh)

2. Aktivitas fisik secara teratur

Latihan dengan tingkat sedang (akumulasi 30-60 menit) 4 sampai 7 hari dalam minggu. Misalnya, jalan santai, jogging, bersepeda, berenang. Untuk pasien berisiko tinggi direkomendasikan untuk mengikuti program yang diawasi secara medis.

3. Kendalikan Berat Badan

Mempertahankan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada kisaran 18,5 sampai 24,9 kg/m2 dan lingkar pinggang kurang dari 80 cm bagi wanita dan kurang dari 90 cm bagi pria (standar Asia Timur dan Selatan).

4. Stop Merokok

Rokok merupakan salah satu faktor pemicu terbesar terjadinya stroke. Segera berhenti merokok dan sebisa mungkin tinggal di lingkungan yang bebas dari asap rokok. Ada beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan merokok dengan terapi pengganti nikotin (permen karet, patch) dan terapi tingkah laku.

5. Batasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol sebenarnya tidak akan menjadi masalah asalkan tidak berlebihan. Konsumsi alkohol sebaiknya cukup dua gelas standar atau kurang per hari. Untuk pria, tidak boleh lebih dari 14 gelas per minggu. Sedangkan untuk perempuan kurang dari 9 gelas per minggu.

6. Kendalikan Hipertensi

Menurunkan tekanan darah yang tinggi sampai target kurang dari 140/90 mmHG (tanpa penyakit penyerta lain).

7. Kontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, target penurunan tekanan darah lebih agresif kurang dari 130/80. Kontrol gula darah dengan target HbA1C <6,5 persen.

8. Hiperkolesterolemia

Bagi penderita kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia), pemberian statin dan modifikasi gaya hidup dengan target kadar kolesterol LDL kurang dari 100 mg/dl.

Efek Minuman Keras Bukan Cuma Mabuk

Hampir setiap orang yang biasa minum minuman beralkohol pernah mengalami pusing-pusing atau rasa tersiksa lain sehabis menenggak minuman itu dalam jumlah lewat dari takaran. Namun, lebih dari sekadar mabuk, kebiasaan menenggak alkohol ini sebenarnya berdampak sangat luas bagi kesehatan.

Menurut dr Ari Fahrial Syam, spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dampak buruk dari kebiasaan minum alkohol akan mengenai berbagai organ di dalam tubuh, mulai dari otak, mulut, saluran cerna, sampai ke usus besar.

Minum alkohol berlebihan biasanya menimbulkan reaksi kebingungan, melambatnya kemampuan bereaksi, kaburnya penglihatan, hingga hilangnya konsentrasi dan koordinasi otot, yang kesemuanya dapat membuat seseorang cedera atau mengalami kecelakaan fatal.

Selain itu, penggunaan alkohol dalam waktu singkat dan berlebihan bisa menyebabkan terjadinya keracunan alkohol atau intoksikasi alkohol yang bisa membahayakan nyawa.

"Intoksikasi terjadi jika jumlah alkohol yang dikonsumsi di atas ambang batas toleransi orang tersebut sehingga memicu gangguan fisik dan mental," papar dr Ari dalam surat elektronik yang dikirimkan kepada Kompas.com.

Para peminum berat dalam jangka panjang berisiko terkena peradangan kronis pada saluran pencernaannya, khususnya lambung. "Pasien yang sering meminum alkohol akan dengan mudah ditemui kelainan pada lambungnya," papar ahli dalam bidang pencernaan ini.

Ia menjelaskan, peradangan kronis yang terjadi pada saluran pencernaan akan membentuk erosi sampai tukak usus dan menyebabkan perubahan struktur dalam usus sampai akhirnya berubah menjadi sel-sel ganas (kanker).

Peradangan kronis juga sering kali berlanjut menjadi penciutan hati (sirosis). "Komplikasi lanjutannya bisa bermacam-macam, seperti pembengkakan pada perut, perdarahan pada saluran cerna, sampai kanker usus besar," imbuhnya.

Dampak serius lain dari kecanduan minuman keras adalah penyakit kerapuhan tulang (osteoporosis), impotensi, hingga gangguan kesuburan dan kanker payudara.

Ada manfaatnya

Meskipun begitu, efek dari alkohol ternyata tidak selamanya buruk. Dalam lima tahun terakhir ini manfaat dari konsumsi alkohol dalam jumlah sedang sudah menjadi topik utama berbagai pemberitaan meski masih dianggap kontroversial.

Salah satu yang harus digarisbawahi dari berbagai hasil-hasil riset mengenai manfaat alkohol adalah konsumsi dalam jumlah sedang. Beberapa studi juga menyebutkan dampak positif tersebut hanya ditemukan pada orang yang sudah berusia paruh baya.

Bahkan, konsumsi alkohol dalam jumlah sedang juga tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang hamil atau berencana untuk hamil, atau untuk mereka yang berusia di bawah 21 tahun.

Bukti paling kuat dari konsumsi alkohol dalam jumlah sedang adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Riset itu dilakukan dr Kenneth Mukamal, dokter penyakit dalam dan asisten profesor dari Harvard Medical School yang melakukan studi selama 12 tahun.

Dalam laporannya di New England Journal of Medicine, ia menuliskan bahwa alkohol berdampak positif pada kolesterol baik (HDL). Selain itu, alkohol diketahui mengencerkan pembekuan darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Kendati demikian, Mukamal menyebutkan bahwa potensi risiko dan manfaat dari konsumsi alkohol sebenarnya tidak sama pada setiap orang, tergantung pada riwayat kesehatan, usia, jenis kelamin, dan faktor genetik.

Sementara itu, dr Ari menambahkan bahwa meski dikonsumsi dalam jumlah sedikit, toleransi dari penggunaan sedikit itu makin lama semakin tinggi sehingga tetap berisiko menyebabkan ketagihan.

Bagaimana Mencegah Asam Urat?

Mencegah dalam artian mencari cara agar kadar asam urat dalam tubuh tidak melonjak. Menjaga agar kadar asam urat tidak meningkat adalah bagian penting dari target jangka panjang mencegah asam urat berlebih.

Karena asam urat sebenarnya ada secara alami di dalam tubuh, jumlahnya bisa meningkat karena ada faktor dari luar, misalnya makanan. Ada beberapa trik agar asam urat tidak melejit jumlahnya. Menurut situs Best Gout Remedies, caranya adalah sebagai berikut :

1. Menghindari makanan yang kaya purin

Tukar dengan makanan rendah purin atau yang kadar purinnya sedang-sedang saja. Untuk jenis makanan dengan kadar purin masing-masing; silakan lihat penjelasan di bagian akhir.

2. Kurangi asupan minuman beralkohol

Atau lebih baik dipangkas saja sekaligus. Minuman beralkohol, terutama bir, adalah jenis minuman dengan kadar purin tertinggi. Jika tidak dapat rneninggalkan alkohol, minumlah dengan porsi sedang, yaitu tidak lebih dari satu atau dua gelas wine sehari.

3. Minum banyak air

Terutama minuman yang diionisasi atau yang mengandung mineral. Minumlah delapan hingga 12 gelas sehari. Kurangi konsumsi air alkalin dan jangan minum air berbaking soda, sebab mengandung banyak garam.

4. Minum susu dan jus jeruk
Menurut beberapa riset, susu menurunkan kadar asam urat. Jika Anda potensial menderita asam urat, risikonya dapat diturunkan bila minum segelas susu setiap hari. Satu gelas susu dapat menurunkan asam urat hingga 0,25 mg/dL, Demikian pula dengan jus jeruk, walau kedigdayaannya sedikit di bawah susu.

5. Minum kopi

Dalam beberapa penelitian, didapat hasil bahwa kopi dapat menurunkan risiko terkena asam urat. Kopi juga dapat sedikit menurunkan risiko terkena asam urat. untuk mereka yang telah terkena.

6. Santap ceri, seledri, stroberi

Makan buahnya atau minum jusnya. Semuanya mengandung komponen yang mampu memerangi asam urat. Beberapa pasien melaporkan, nyeri karena asam urat langsung hilang karena ceri. Buah beri juga bisa membantu pencegahan. Empat besar buah beri yang disarankan adalah elderberi, stroberi, bluberi, dan bilberi. Semuanya dapat mencegah asam urat karena kaya antioksidan, berpurin rendah, dan tidak terlalu asam. Beri paling oke? Stroberi!

7. Multivitamin
Minimal asup satu tablet multivitamin setiap hari. Pilih yang paling kuat dan mengandung mineral seperti kalsium, magnesium, dan zinc, terutama untuk mereka yang telah berusia di atas 40 tahun.

8. Turunkan berat badan

Jika Anda termasuk kelebihan berat, sebaiknya turunkan berat badan. Penurunan berat badan adalah tip paling penting dalam pencegahan asarn urat, meski yang paling sulit untuk dilakukan.

9. Minum vitamin C

Asupan vitamin C sebanyak 500 mg setiap hari, menurut sebuah penelitian, terbukti dapat mencegah asam urat.


Makanan dan Kadar Purin

- Tinggi : ikan hering, sardin, teri, hati (dari semua jenis hewan), kaldu, daging jeroan, ikan tuna, ikan trout, lobster dan keluarganya, udang, kerang, minuman beralkohol.

- Sedang : ikan (kecuali yang telah disebutkan di kategori tinggi), polong-polongan termasuk kacang-kacangan (kedelai, kacang pea), daging sapi, daging domba, daging babi, ayam, kalkun, jamur, bayam, asparagus, lentil.

- Rendah : telur (dan juga putih telur), buah-buahan (termasuk beri) susu, mentega, keju, yogurt, krim, es krim, kentang, produk biji-bijian (roti, krakers, pasta, mi, spageti, beras), kacang-kacangan dan biji-bijian, cake, biskuit, sereal, zaitun, cuka, minyak sayur, gula cokelat, acar dari sayuran, kimchi.

Penderita asam urat sebaiknya...

- Memakai baju hangat jika cuaca sedang dingin

- Memastikan tekanan darah dalam level normal

- Menghindari dehidrasi

- Menghindari perut kosong dalam waktu lama

- Berolahraga tetapi hindari latihan berat

Bahaya Minuman Berenergi Kembali Disampaikan

Para pakar di Australia kembali memperingatkan bahaya kesehatan pada produk minuman berenergi karena kandungan kafeinnya yang tinggi. Peringatan ini disampaikan menyusul peningkatan jumlah orang yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi minuman tersebut.

Para pakar kesehatan dari University of Sydney's Medical School dan The New South Wales Poisons Information Centre mengatakan jumlah orang yang dilaporkan menderita sakit akibat minuman berenergi naik dari 12 orang di tahun 2004 menjadi 65 orang di tahun 2010.

Dalam tujuh tahun terakhir sampai dengan tahun 2010, terdapat 297 panggilan dan sedikitnya 128 orang dirawat di rumah sakit karena berbagai gejala, termasuk nyeri perut, jantung berdebar-debar, serta agitasi. Dari jumlah tersebut sebanyak 20 orang mengalami gejala lebih serius seperti kejang dan halusinasi.

Hasil penelitian yang dimuat dalam Medical Journal of Australia menyebutkan rata-rata usia orang yang menderita gangguan kesehatan itu adalah 17 tahun dan kebanyakan mencampur minuman energi dengan alkohol.

Para pakar tersebut merekomendasikan agar otoritas kesehatan yang berwenang mewajibkan produsen minuman energi menambahkan bahaya efek samping dalam kemasan.

Satu kaleng minuman energi mengandung sampai dengan 300 miligram kafein, yang setara dengan 65-120 mg cangkir kopi.

"Hal yang harus diperhatikan oleh konsumen adalah berapa banyak kafein yang terkandung, berapa jumlah maksimal konsumsi, batasan usia, serta diperlukan batasan pembelian," kata Naren Gunja, direktur medis Poisons Centre.

Penderita Darah Tinggi Meningkat Usai Lebaran

Jumlah penderita penyakit tekanan darah tinggi, diare dan kelelahan meningkat di Balikpapan usai liburan (cuti bersama) pada Lebaran 1429 H.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan Dyah Muryani di Balikpapan, Selasa mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan Puskesmas di "Kota Minyak" itu jumlah penderita tiga jenis penyakit itu meningkat tajam.

Namun, dia mengaku belum bisa memberikan data pasti, yang jelas semua Puskesmas di Balikpapan melaporkan bahwa jumlah penderita tiga jenis penyakit itu jumlahnya meningkat tajam usai Hari Raya Idul Fitri 1429 H.

"Faktor penyebab, kemungkinan pola makan yang kurang baik. Setelah satu bulan berpuasa, banyak warga yang kemudian ingin mencicipi apa saja makanan kegemarannya," imbuh dia.

Faktor kelelahan dalam perjalanan libur Lebaran 2008, diperkirakan juga menjadi pemicu naiknya tekanan darah tinggi dan sakit kelelahan.

Kelelahan karena mempersiapkan kondisi rumah untuk menerima tamu saat menghadapi Lebaran juga menjadi pemicu naiknya tekanan darah tinggi.

"Saat silaturahmi, banyak makanan mengandung kolestorol tinggi yang disajikan, ini juga menjadi penyebab naiknya tekanan darah tinggi," imbuh dia.

Khusus diare, ia menjelaskan bisa jadi karena warga banyak mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan kondisi perut sesuai puasa selama satu bul

AIDS Lebih Banyak Diderita Pria

Data terbaru menyebutkan bahwa kasus AIDS di Indonesia ternyata lebih banyak terjadi pada kaum pria. Dari total 12.688 kasus yang tercatat sejak 1 Januari 1987 hingga 30 Juni 2008, AIDS lebih banyak dialami pria yakni mencapai 9.963 kasus. Sebanyak 2.658 kasus dialami wanita dan 65 kasus lainnya tidak diketahui jenis kelaminnya.

Menurut rincian yang diungkap staf Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Pusat Pusat, Dony Purwadi, dan sesuai data yang dilaporkan ke Departemen Kesehatan RI, secara kumulatif jumlah pasien terinfeksi HIV dan kasus AIDS di Indonesia sejak awal 1987 hingga 30 Juni 2008 mencapai 18.963 kasus. Pasien yang terinfeksi HIV tercatat 6.277 kasus, AIDS mencapai 12.686 kasus, dan pasien yang telah meninggal dunia sebanyak 2.479 orang.

Pada pria, kasus AIDS lebih banyak terjadi karena penularan melalui penggunaan jarum suntik narkoba (IDU) dengan jumlah kasus mencapai 5.797. Sedangkan pada perempuan, penularan melalui IDU mencapai 404 kasus.

Secara kumulatif, kasus HIV/AIDS memang kebanyakan terjadi karena penggunaan jarum suntik narkoba (6.237 kasus), disusul heteroseksual (5.438 kasus), homo-biseksual (482 kasus), transmisi perinatal/kelahiran (228 kasus), tranfusi darah (10 kasus), dan tidak diketahui penyebabnya (291 kasus).

Berdasarkan data Depkes tersebut, jumlah kasus baru yang dilaporkan pada tahun 2008 hingga Juni, mencapai 1.758 kasus, sedangkan pada tahun 2007 lalu dilaporkan sebanyak 3.783 kasus HIV/AIDS baru, dan tahun 2006 sebanyak 3.859 kasus baru.

Pada laporan itu, menurut Dony, disebutkan dalam triwulan April- Juni 2008 dilaporkan terdapat tambahan kasus AIDS dan pengidap infeksi HIV positif untuk HIV sebanyak 148 kasus, dan AIDS 919 kasus.

Provinsi yang melaporkan kasus baru AIDS itu, di antaranya Sulawesi Selatan sebanyak 155 kasus baru, Papua 110 kasus baru, Bali (90 kasus), Jatim (66), Jateng (33), DKI Jakarta (47), Sumbar (30), Jambi (19), dan beberapa provinsi lainnya (tidak termasuk Lampung) melaporkan kasus baru antara satu hingga lebih lima kasus.

Kolaborasi Philips-UMC dalam Riset Medical Imaging

Philips pada hari Selasa (16/9) ini mengumumkan nota kesepahaman dilakukannya penelitian jangka panjang dengan University Medical Center Utrecht (UMC), universitas kedokteran terbesar di Belanda.

Philips dan UMC Utrecht akan mencari solusi-solusi baru untuk mendiagnosa, memonitor, dan merawat penyakit yang berpeluang mematikan. Philips dan UMC akan berkolaborasi dalam membangun proyek penelitian dalam medical imaging yang akan diterapkan pada penyakit otak, kanker, jantung, otot, dan paru-paru.

Fokus utama dari penandatanganan nota kesepahaman ini adalah gambaran akan terciptanya sebuah panduan mengenai intervensi dari akar pengobatan penyakit tumor.

"Layanan kesehatan berkualitas tinggi dimulai dari kerjasama tim staf medis dengan pasiennya," ungkap Steve Rusckowski, CEO of Philips Healthcare dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (16/9).

"UMC Utrecht dan Philips, lanjut Rusckowski memiliki sejarah panjang dalam kerjasama membangun teknologi kesehatan mutakhir, meliputi pengaplikasian dalam bidang radiologi, kardiologi, neurologi, dan onkologi. Keduanya akan terus membangun dan fokus pada perkembangan solusi-solusi sepanjang siklus kesehatan mulai dari diagnosa hingga perawatan, pemulihan, dan kontuinitas kesehatan.

Sementara itu Professor Geert Blijham, Chairman of the Board of UMC Utrecht, menyatakan pihaknya akan fokus pada inovasi, perawatan pasien, dan berbagi pengetahuan akan kesehatan.

“Khususnya, kami akan lebih fokus pada perawatan yang diberikan kepada para pasien, dengan penelitian yang memiliki tujuan utama bagi penelitian yang langsung dapat diaplikasikan – menjembatani kekosongan antara penelitian sains yang fundamental dan aplikasi klinis, " ujarnya.

Pengawasan Depot Air Minum Perlu Ditingkatkan

Pengawasan ketat terhadap depot-depot yang menjual air minum isi ulang perlu ditingkatkan agar air yang dihasilkan sehat dan layak konsumsi masyarakat.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Tengah, Salman Hadiyanto, Jumat (5/9) mengimbau pengawasan kebersihan dan kesehatan produk air minum isi ulang harus peningkatkan dan dilakukan secara rutin, apalagi saat bulan Ramadhan banyak warga membeli air kemasan isi ulang yang diproduksi secara lokal.

Dikatakannya, selama Puasa hingga Lebaran banyak warga di kota Palu membeli produk air isi ulang karena tidak perlu memasak lagi. Menurutnya,bisnis penjualan air isi ulang menjadi salah satu usaha yang menarik dan dilirik masyarakat untuk meningkatkan pendapatan mereka. Hal itu ditandai dengan semakin banyaknya usaha menjual air minum isi ulang di Kota Palu.

Untuk itulah, ia mengharapkan pemerintah khususnya Pemda setempat untuk tidak hanya mengeluarkan izin usaha untuk depot air minum. Tetapi perlu diikuti dengan sistem kontrol yang ketat terhadap produk yang dihasilkan.

Selain itu, instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, maupun Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) harus proaktif melakukan pengawasan agar air yang dijual kepada masyarakat benar-benar memenuhi standar kebersihan dan layak dikomsumsi. Melalui pengawasan itu, diharapkan para pengusaha depot air minum isi ulang benar-benar memperhatikan kelayakan air tesebut melalui uji laboratorium.

Nestle Bagikan 54.000 Buku Pengetahuan Nutrisi

Untuk mengantisipasi anak-anak gizi kurang dan gizi buruk, pengetahuan orangtua soal nutrisi dan tumbuh-kembang anak harus ditingkatkan. Ketidakpedulian orangtua terhadap tumbuh kembang anak memicu tingginya potensi anak mengalami gizi buruk. Saat ini dilaporkan empat juta anak Indonesia penderita kurang gizi terancam merosot kondisinya ke gizi buruk jika tidak ditangani semestinya.

Pakar Gizi Nestle Indonesia Erika Wasito mengatakan hal itu, Jumat (5/9) di Jakarta, setelah Nestle Indonesia selama dua bulan terakhir membagi-bagikan buku Medutainment: Senangnya Hatiku Waktu Makan Tiba secara gratis sebanyak 50.000 eksemplar ke rumah-rumah sakit di seluruh Indonesia dan 4.000 eksemplar disebarkan di empat kota besar (Surabaya, Medan, Makassar, Medan, dan Bandung) melalui ibu-ibu gerakan PKK.

Sebelumnya, dalam seminar peluncuran Nestle Dancow Batita, ahli gizi anak dari Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Ali Khomsan MS mengungkapkan, kondisi empat juta anak Indonesia yang mengalami gizi kurang sungguh mengkawatirkan. Hal ini disebabkan dari 250.000 posyandu, yang aktif kurang dari 50 persen. Sementara pemerintah hanya mampu menangani 39.000 anak gizi buruk per tahun.

Erika Wasito menjelaskan, jika perilaku orangtua yang tidak peduli perkembangan berat badan anak dalam tiga bulan terakhir tidak diubah, potensi anak mengalami gizi buruk mencapai 70 persen. "Kebanyakan ibu-ibu tidak memperdulikan timbangan anak. Padahal, kalau dalam dua bulan berturut-turut tidak mengalami kenaikan berat badan, harus segera dicurigai mengalami gizi buruk, " ujarnya.

Agar ibu-ibu atau orangtua punya pengetahuan soal nutrisi, Nestle Indonesia melalui program Nestle Cerelac Turut Cerdaskan Para Ibu dan Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup Buah Hati Indonesia, membagi-bagikan buku Medutainment: Senangnya Hatiku Waktu Makan Tiba, dengan harapan dapat mendorong para ibu mengembangkan ide-ide kreatif bagi buah hati masing-masing dalam mendorong dua hal yang paling penting dalam tumbuh kembang anak, yaitu nutrisi dan simulasi.

Dalam buku itu antara lain diungkapkan, di awal penyapihan (usia 6 bulan) kebutuhan 70-80 persen nutrisi bayi dipenuhi dari Air Susu Ibu (ASI), dan sisanya 20-30 persen dari makanan padat.

Seiring bertambahnya usia, perbandingan bergeser hingga usia 1 tahun, di mana ASI memenuhi 20-40 persen kebutuhan, dan 60-80 persen dipenuhi dari makanan padat.

Saat usia 24 bulan, kebutuhan dipenuhi dari makanan keluarga. Perubahan makanan padat terjadi dalam hal tekstur (halus hingga kasar), kondistensi (lunak hingga padat), porsi dan frekuensinya sesuai dengan kemampuan dan perkembangan buah hati.

Setiap anak, lanjut Erika, memiliki keunikan dalam kecepatan dan pencapaian tumbuh kembangnya. Pada saat makan, si buah hati idealnya bukan hanya memperoleh asupan berbagai nutrisi untuk pertumbuhan fisiknya, tetapi juga menerima berbagai stimulasi yang mampu merangsang perkembangan mental dan intelektualnya.

"Yang utama bagaimana orangtua dapat membuat waktu makan menjadi saat yang istimewa dan menyenangkan untuk si kecil, sehingga ia bisa menjadi anak yang sehat, cerdas, dan selalu ceria," katanya.

Dalam konsep Medutainment, makan harus menjadi momentum entertainment bagi sang anak maupun ibu. sehingga saat makan adalah saat berinteraksi yang penuh keceriaan bersama buah hati.

Selain membagi-bagikan buku pengetahuan soal nutrisi secara gratis, Nestle Cerelac bekerjasama dengan sejumlah pasar swalayan, juga menggelar Meduatainment Zone. Medutainment Zone merupakan acara bagi para orangtua dalam memperoleh informasi dan tips seputar tumbuh-kembang anak yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, melalui tiga zona, yaitu Meal Zone (dapur ibu cemerlang dan info saji nutrisi), Education Zone (talkshow dan pelatihan, games tumbuh kembang), dan Entertainment (bingkai cinta cemerlang, mucic corner, kids play ground).

TB Resisten Ternyata Dapat Diobati

TUBERKULOSIS atau TB yang sudah resisten dengan berbagai perawatan dan pengobatan ternyata dapat diatasi dengan terapi agresif. Resistensi obat yang dialami para penderita TB terkait erat dengan meningkatnya angka kematian. Setidaknya 7 persen kasus infeksi meninggi di seluruh dunia gara-gara resistensi ini.

Kekhawatiran ini sekarang berkurang karena ternyata para ilmuwan menemukan cara baru untuk mengobati TB, yakni dengan terapi kombinasi, sekurangnya lima obat. Demikian laporan dari Jurnal LANCET menyebut.

Para ahli di Inggris sendiri mengatakan bahwa ini merupakan kabar baik. Namun tentu saja, sumber daya perlu dikerahkan untuk penelitian lanjut. Multi Drug Resisten (MDR) pada TB di Inggris sendiri mencapai 50 hingga 70 persen setiap tahun, terutama untuk mereka yang menggunakan obat isoniazid dan rifampin.

Namun dalam kasus TB yang mengalami resisten secara ektensif atau extensively resistant (XDR), sekurangnya dua dari tahap kedua perawatan tidak terlalu bermanfaat untuk dijalankan. Beberapa ahli berspekulasi bahwa XDR TB efektif bila tak diobati. Namun, fakta menunjukkan 52 orang mati dalam 16 hari di Afrika Selatan setelah penyakit ini mewabah di antara para pasien HIV.

Dalam penelitian terakhir yang dilakukan pada 600 pasien yang mengalami resistensi TB di Rusia, para peneliti menemukan bahwa nyaris 5 persen dari mereka mengalami XDR-TB. Setiap pasien dirawat berdasar strain penyakitnya. Tujuannya untuk menyediakan sekurangnya lima obat berdasar strain khusus yang diidap sehingga pengobatannya bisa diterima atau tepat sasaran.

Hampir setengah dari pasien TB jenis XDR dan 67 persen pasien TB MDR teratasi dengan baik. Ketua peneliti, Dr. Salmaan Keshavjee dari Sekolah Kedokteran Harvard, Amerika Serikat mengatakan," Managemen yang agresif atas infeksi yang terjadi sangat mungkin dilakukan dan dapat mencegah meningkatnya kematian dan transmisi yang lebih jauh lagi strain bakteri yang resisten terhadap obat."

Dr. John Moore-Gillon, juru bicara British Lung Foundation mengatakan, kabar buruknya adalah TB jenis XRD sudah muncul dan menyebar. "Masalah yang kita punya adalah kontrol yang tidak memadai atas penyakit ini. Perlu adanya upaya keras untuk mengatasi persoalan ini dengan program yang terstruktur dan menyeluruh."

John mengungkapkan bahwa yang paling penting dari laporan di jurnal ini adalah bahwa TB jenis XDR dapat diselesaikan meski dengan biaya yang sangat mahal. TB- MDR, kata John butuh biaya puluhan ribu. Tapi TB XDR butuh lebih dari itu.

Gizi Buruk Ancam 4 Juta Anak Indonesia

Sebanyak 4 juta anak Indonesia yang menderita kurang gizi terancam jatuh derajadnya ke gizi buruk, jika tidak mendapat penanganan menurut semestinya. Masalahnya, dari 700.000 penderita gizi buruk, kemampuan pemerintah menangani hanya 39.000 anak gizi buruk per tahun. Kondisi ini menjadi ancaman karena dari 250.000 Posyandu yang ada, tidak lebih dari 50 persen yang masih aktif. Demikian benang merah yang dikemukakan ahli gizi anak dari Institut Pertanian Bogor, Prof Dr Ir Ali Khomsan MS dan Tim Ahli Anak dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Tb Rachmat Sentika, Senin (11/8) di Jakarta.

Ali Khomsan mengatakan, akar masalah yang menyebabkan tingginya angka anak yang menderita kurang gizi, yang mencapai 4 juta, adalah kemiskinan. Jika tidak ditangani, secara sporadis kasus kurang gizi akan semakin bertambah. Bahkan, yang berstatus kurang gizi bisa jatuh ke derajad gizi buruk. Masalah ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab departemen kesehatan, tetapi pemerintah secara keseluruhan.

Akibat kemiskinan, anak-anak makan seadanya dan dominan karbohidrat. Bukti kurang gizi berkepanjangan bisa dicermati dari kondisi fisik anak, di mana anak balita posturnya pendek mencapai berkisar 25,8 persen sampai 34,3 persen dari jumlah balita yang ada.

Kemudian, Posyandu perlu direvitalisasi. Tak cukup hanya sebatas lip service, tapi harus diwujudkan dengan tindakan nyata. Misalnya kualitas kader posyandu perlu ditingkatkan, terutama soal pengetahuan tentang gizi. Kenyataan, pengetahuan gizi kader Posyandu umumnya rendah. Apalagi mereka kurang dihargai, dianggap sebagai kerja sukarela.

Senada dengan itu, Rachmat Sentika mengatakan, kualitas asupan gizi balita di Indonesia memprihatinkan. Penyebabnya asupan gizi yang kurang dan perubahan pola asuh keluarga yang tidak terpantau baik. " Dari 250.000 Posyandu yang ada, tidak lebih dari 50 persen yang masih aktif. Berarti cakupan pengendalian kualitas gizi balita di Indonesia tidak lebih dari 50 persen. Dampaknya, probalitas terjadinya gizi buruk sangat tinggi," ujarnya.

Menurut Rachmat, hal mendesak yang harus segera dilakukan adalah operasi sadar gizi dan keluarga berkualitas secara swadaya. Pastikan KMS, KIA, PMT, tenaga dokter, bidan, kader tersedia dan Posyandu berjalan untuk seluruh bayi, balita, ibu hamil, ibu menyusui dan pasangan usia subur. Pastikan Desa Siaga.

" Timbang seluruh balita tanpa kecuali, tetapkan status gizinya, laporkan secara berjenjang dengan jujur. Penderita gizi buruk atau di bawah garis merah segera lakukan reelementasi dengan PMT pemulihan di fasilitas kesehatan terdekat. Gizi buruk yang sudah mendapat pemulihan dikembalikan ke masyarakat melalui kader posyandu, bidan desa, dan puskesmas," paparnya.

Dua Tahun Pertama

Ali Khomsan mengungkapkan, masa-masa penting dalam pertumbuhan bayi adalah dua tahun pertama. Sel otak anak sampai usia 2 tahun akan berkembang baik jika mendapat asupan gizi yang baik pula. Jika mengalami gizi buruk pada usia di bawah 2 tahun, maka perkembangan kecerdasannya akan terganggu. Walaupun diberi asupan gizi, misalnya, sehingga sampai usia 5 tahun tumbuh normal, misalnya, maka di balita tetap berpotensi kurang cerdas.

"Fase cepat tumbuh otak mulai dari janin usia 30 minggu sampai bayi 18 bulan. Otak tumbuh selama balita. Ketika lahir jumlah sel otak 66 persen, dengan bobot total 27 persen," katanya. Tentang angka kecukupan gizi jenis calsium 800-1200 mg. Kontribusi dairy products (AS) 400 mg Ca, kontribusi susu (Indonesia) hanya 23 mg Ca.

Menurut organisasi pangan dunia FAO, masyarakat Indonesia mengongsumsi susu rata-rata sembilan liter setiap tahun per kapita, tertinggal jauh disbanding Malaysia 25,4 liter, Singapura 32 liter, bahkan Vietnam 10,7 liter, dan Philipina 11,3 liter. Rendahnya konsumsi susu di Indonesia, menurut Ali Khomsan, disebabkan banyak faktor. Salah satunya adalah pemahaman yang rendah tentang pentingnya susu bagi kesehatan.

KB pun Butuh Teknologi Informasi

Untuk menjawab tantangan zaman dan mempercepat pencapaian target program Keluarga Berencana, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional/BKKBN mulai menggunakan teknologi informasi dan komunikasi/ICT.

"Permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan program KB di era desentralisasi sekarang ini adalah terhambatnya jalur komunikasi antara pusat dengan petugas di lini lapangan, padahal ujung tombak program KB berada di tangan petugas lapangan tersebut," kata Kepala BKKBN Sugiri Syarief saat Seminar Information Communication Technology/ICT Update Pengembangan dan Implementasi ICT pada Program KB Nasional di Jakarta, Rabu (9/7).

Sekarang ini menurut Sugiri Syarief, jalur komunikasi dari lini lapangan ke pusat dan sebaliknya terasa begitu lambat. Oleh karena itu salah satu upaya untuk memperpendek waktu tempuh penyebarluasan data dan informasi adalah melalui pendayagunaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi.

Sugiri Syarief pun mencanangkan tanggal 9 Juli 2008 sebagai tonggak sejarah Revolusi budaya kerja berbasis Teknologi Informasi dalam manajemen Program KB Nasional .

Revolusi budaya kerja dalam organisasi yang dimaksud di sini antara lain adalah perubahan perilaku dari sesuatu yang sifatnya manual dan paper based menjadi sesuatu yang bersifat elektronik. Sebagai contoh, sub sistem Pencatatan dan Pelaporan yang selama ini dikembangkan masih menggunakan formulir-formulir yang harus dibuat rekapitulasinya pada setiap tingkatan wilayah.

Bisa dibayangkan betapa panjangnya proses yang harus dilalui, padahal di lain pihak ada teknologi yang dapat membantu kita untuk melakukan rekapitulasi pada masing-masing tingkat wilayah, jadi kita cukup memasukkan data dari tingkat yang paling rendah langsung ke pusat kemudian didistribusikan kembali melalui jaring internet, kata Sugiri Syarief.

Dengan cara ini diharapkan pencapaian program KB dapat diikuti secara cepat sehingga apabila terjadi kekeliruan dapat diketahui secara cepat kemudian dilakukan penyesuaian dengan cepat pula.

Kesehatan Terkait Erat dengan Ketahanan Nasional

Kesehatan fisik suatu bangsa sangat terkait erat dengan ketahanan nasionalnya. Oleh karena itu Departemen Kesehatan dan Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Darat/TNI-AD menjalin kerjasama terkait dengan ketahanan nasional.

"Perang di masa mendatang bisa jadi tidak lagi menggunakan misil, tetapi bisa saja menggunakan senjata biologis yang berasal dari data biologis," kata Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari seusai penandatangan Kesepakatan kerja sama bidang kesehatan dengan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo di Jakarta, Kamis (10/7).

Kesepakatan kerja sama ini merupakan lanjutan kesepakatan terakhir yang ditandatangani pada tahun 1999 dan berakhir pada 2004 lalu. Kerja sama melingkupi penyediaan pelayanan kesehatan dasar dan rujukan, penanggulangan bencana massal, kegiatan bakti sosial, penyediaan obat dan alat kesehatan sesuai kebutuhan, pemenuhan tenaga kesehatan di sarana pelayanan dan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan ilmu peng etahuan dan teknologi di bidang kesehatan.

Pelayanan kesehatan mencakup pula pelayanan di daerah konflik, terpencil, kepulauan dan terasing. Selain itu Depkes dan TNI-AD bekerjasama untuk penyehatan lingkungan, kesehatan matra darat, serta pemberantasan dan penanggulangan penyakit.

"Kesehatan para prajurit TNI itu siapa yang memikirkan mereka? Kalau mereka dimasukkan ke program Jamkesmas, mereka bukan orang miskin, tetapi anggota TNI yang berpangkat prajurit. Kami meminta masukan dari TNI-AD, apa perlu kami dirikan Pos Kesehatan Prajurit?" kata Menkes.

Selain itu, Menkes menegaskan bahwa kerjasama dengan TNI-AD ini memang perlu karena sekarang ini ada beberapa penyakit yang perlu sudut pandang yang tidak sama dengan dulu.

"Indonesia ini negara strategis dan kaya raya yang bisa menjadi sasaran negara lain yang ingin memanfaatkan negara kita, karena itu kerjasama dengan TNI-AD sangat perlu," tutur Menkes.

Menurut Menkes, Indonesia belajar dari keberadaan NAMRU-2 yang berada di bawah Angkatan Laut Amerika Serikat. NAMRU-2 ada di Jakarta itu menunjukkan upaya ketahanan nasional suatu bangsa, dalam hal ini Amerika Serikat. "Ini bisa jadi cermin untuk Depkes dan TNI-AD bekerjasama," kata Menkes.

Edukasi Seks Jadi Ekstrakurikuler SMA

PENTINGNYA edukasi atau pendidikan tentang seksualitas khususnya bagi kalangan remaja memang tak terbantahkan lagi. Derasnya arus informasi telah menyebabkan orang tua sulit lagi menahan atau membatasi anak-anaknya dari akses informasi termasuk perihal seksualitas.

Oleh karena itulah, edukasi soal seks kini telah mulai diupayakan untuk menjadi bagian dari pendidikan sekolah, meskipun belum bisa menjadi bagian kurikulum. Berkat inisiatif serta dorongan sejumlah lembaga nirlaba, sekitar 20 Sekolah Menengah Atas (SMA) di lima wilayah Jakarta telah menjadikan edukasi seks sebagai kegiatan ekstrakurikuler yang digelar secara rutin setiap pekannya.

Seperti diugkapkan Direktur Mitra INTI Foundation, Laily Hanifah M.Kes, pihaknya bersama dengan beberapa lembaga non profit lainnya telah berhasil melobi serta mendesak beberapa sekolah menggelar pendidikan seks sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

"Ada empat sekolah di tiap wilayah di Jakarta yang telah berinisiatif menjadikan pendidikan seks sebagai bagian ekstrakurikuler. Di antara mereka ada yang sudah mulai, sebagian lain masih dalam persiapan untuk mulai," papar Laily di sela-sela talkshow "Seksualitas di Indonesia : Tabu atau Perlu?" dan acara peluncuran Buku Kesproholic di Jakarta, Kamis (10/7). .

Untuk saat ini, lanjutnya, pendidikan seks sebagai memang belum memungkinkan untuk menjadi bagian kurikulum sekolah menengah mengingat padatnya jadwal serta beban pelajaran. Laily juga menyesalkan pihak pemerintah yang seperti menutup mata terhadap pentingnya pendidikan seks menjadi bagian dari pelajaran di sekolah-sekolah.

"Padahal edukasi seks jelaslah sangat penting mulai SD hingga perguruan tinggi Kenapa pemerintah seperti tidak bertindak apapun. Seharusnya pemerintah yang punya power lebih gencar dalam hal ini. Oleh karena itulah, menjadikannya sebagai kegiatan ekstrakurikuler merupakan langkah awal. Yang penting, ada komitmen dari pihak sekolah dan pendidikan seks di sekolah. Yang memberi materi juga sebaiknya guru sekolah masing-masing supaya berkesinambungan," tambahnya

Bila pilot project ini berhasil, lanjut Laily, diharapkan pemerintah akan semakin terbuka mata. Dengan begitu, pendidikan seks diharapkan akan menjadi mata pelajaran di seluruh sekolah di masa mendatang.

Kendalikan Stres dan Hipertensi, Raih Produktifitas

Berdasar Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001, data Pola Penyebab Kematian Umum di Indonesia, penyakit jantung dan pembuluh darah dianggap sebagai penyakit pembunuh nomor 1 di Indonesia. Dan gangguan jantung dan pembuluh darah seringkali bermula dari hipertensi, atau tekanan darah tinggi. Selain itu, hipertensi yang merupakan suatu kelainan vaskuler awal, dapat menyebabkan gangguan ginjal, merusak kerja mata, dan menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak sehingga dapat menghambat pemanfaatan kemampuan intelegensia secara maksimal.

Diperkirakan 250 orang menghadiri Seminar Pengendalian Hipertensi Berhubungan dengan Stres dan Intelegensi untuk Hidup Berkualitas yang dilaksanakan Rabu, 2 Juli 2008, di Gedung Serbaguna Depkes Blok C, Jl. HR Rasuna Said Jakarta Selatan. Partisipan terdiri dari para pegawai di lingkungan Departemen Kesehatan, Pengurus Dharma Wanita Departemen Kesehatan dan beberapa undangan lain termasuk keluarga para pegawai, terutama yang telah berusia di atas 40 tahun, yang datang untuk mendengarkan penjelasan dari para pembicara yaitu ahli jantung dari RS Mitra Kelapa Gading, ahli kesehatan jiwa dari RSJ Soeharto Heerdjan Grogol, dan Ketua Perhimpunan Hipertensi Indonesia.

Seminar sehari ini dilaksanakan atas kerjasama antara Biro Kepegawaian, Biro Umum, Direktorat Kesehatan Jiwa, Direktorat Penyakit Tidak Menular, Pusat Intelegensia, Pusat Promosi Kesehatan dan Pusat Komunikasi Publik. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Hipertensi Sedunia, 17 Mei 2008, yang puncaknya akan diselenggarakan pada minggu pertama bulan Agustus 2008 di Istana negara. Berbagai pihak terlibat dalam rangkaian acara ini, pemerintah, swasta, pemuda, lembaga swadaya masyarakat dan berbagai kelompok masyarakat. Menurut Sekretaris Jenderal Depkes, dr. Sjafii Ahmad, MPH, dalam sambutan pembukaan seminar, hipertensi sebetulnya merupakan penyakit yang dapat dicegah jika faktor risiko dapat dikendalikan. Pengendalian hipertensi harus didasari partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, dengan mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Sesjen mengharapkan gahwa seminar dapat menambah wawasan peserta, khususnya pegawai Depkes dan keluargannya. Deteksi dini bagi mereka yang belum teridentifikasi dan kepatuhan minum obat bagi yang sudah terkena hipertensi adalah kunci pengendalian hipertensi. Agar angggota masyarakat dapat menjaga diri dari hipertensi, karena sebetulnya hipertensi dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko, yang salah satunya adalah keadaan tertekan yang sering disebut stres. Stres dapat memicu peningkatan hormon adrenalin dan kortisol, juga sering membuat orang memiliki kebiasaan makan yang kurang baik, mengkonsumsi rokok atau merokok, dan meninggalkan olah raga. Keadaan-keadaan tersebut jika tidak ditanggulangi, berpotensi menjadi faktor risiko hipertensi. Pengendalian stres berdampak besar pada penurunan tekanan darah. Jadi, mengendalikan tekanan psikologis berarti mengendalikan tekanan darah. Selain itu, hipertensi juga dapat dicegah dengan program hidup sehat tanpa rokok, olah raga cukup, konsumsi makanan berserat, pengurangan asupan garam. Dari pemeriksaan kesehatan terhadap 500 pegawai Departemen Kesehatan, terdeteksi bahwa 99 orang menderita hipertensi. Prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan mencapai 17-21% dari populasi, dan kebanyakan tidak terdeteksi karena manusia dapat saja mengalami gangguan hipertensi tanpa merasakan gangguan atau gejalanya. Menurut WHO, dari 50% penderita hipertensi yang terdeteksi, hanya 25% mendapat pengobatan, dan hanya 12,5% dapat diobati dengan baik.

Pemerintah Harus Lebih Maksimal Lindungi Warganya

Saat ini pemerintah diharapkan memiliki niat baik melindungi warganya dari bahaya tembakau, terutama anak-anak dan remaja. Gempuran iklan rokok di berbagai media harusnya dibendung pemerintah.

Mestinya pemerintah sudah meratifikasi FCTC (Framework Convention on Tobacco Control). Indonesia ini sudah terhina betul dengan tidak mau meratifikasi kesepakatan dunia. "Negara sangat tidak beradab karena pemerintahnya tidak mau melindungi rakyatnya," kata sosiolog Imam Prasodjo dalam diskusi publik bertema Pengendalian Tembakau Ditinjau dari Sisi Agama dan Sosial di Jakarta, Kamis (19/6).

Pada diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Parlemen Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan bekerjasama dengan KBR68H, juga ditampilkan pembicara Prof KH Ali Mustafa Yaqub, Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menurut Ali Mustafa, Komisi Fatwa MUI sudah mengagendakan untuk membahas persoalan rokok di musyawarh fatwa. "Sebenarnya ini tidak lama, prediksi saya akan dikeluarkan fatwa tentang merokok. Menurut saya, untuk meninggalkan rokok sebenarnya tidak perlu menunggu fatwa MUI, karena sudah jelas mudaratnya," kata KH Ali Mustafa.

Sementara Imam Prasodjo mengatakan, bukan berarti rokok itu haram. Akan tetapi, kebiasaan mengonsumsi zat adiktif seperti rokok itulah yang haram, karena itu sudah seperti narkoba. "Secara ekonomi buat apa kita beli sesuatu yang tidak berguna di tengah ekonomi yang kian sulit," kata Imam.

"Rokok adalah zat adiktif yang membuat orang ketagihan. Jika orang sudah merokok aktif, maka akan sangat sulit menghentikannya. Mereka para perokok ini adalah korban. Bagaimana keluar dari jebakan rokok jika infrastruktur tidak menunjang? Iklan rokok tetap diperbolehkan," ujar Imam.

Karena itu sudah saatnya pemerintah Indonesia meratifikasi FCTC yang telah diratifikasi oleh ratusan negara di dunia. Di dalam FCTC inilah terdapat pasal-pasal mengenai pembatasan iklan, pictorial health warning di bungkus rokok.

Industri rokok juga jangan ofensif masuk ke ruang-ruang publik secara sembarangan. "Di Aceh saya pernah melihat ada papan nama RS yang tertulis sponsor rokok. Ini gila! Pemerintah mengizinkan hal-hal seperti ini kan aneh?," kata Imam Prasodjo.

Hadiah Jutaan Rupiah untuk Perokok

MEMBERIKAN iming-iming hadiah sejumlah uang kepada para pecandu supaya mau lepas dari jeratan rokok tampaknya dapat dipertimbangkan menjadi solusi baru, khususnya kepada masyarakat miskin.

Setidaknya upaya tersebut telah mulai dilakukan Depkes Skotlandia di sebuah wilayah itu. Para perokok di wilayah termiskin di kota Dundee ditawari hadiah voucher belanja senilai 150 poundsterling atau sekitar Rp 2,7 juta untuk waktu tiga bulan bila berhasil melepaskan diri dari kecanduan rokok.

Para partisipan akan mendapatkan dana belanja kebutuhan sebesar 12,5 poundsterling per minggu selama 12 pekan dari Depkes kota Tayside jika mereka dinyatakan lolos dalam tes karbon monoksida. Tes inilah yang nantinya akan membuktikan apakah napas dan paru-paru mereka benar-benar bersih dan sudah tidak merokok. Bantuan tersebut akan ditransfer ke dalam sebuah kartu elektronik, dan tidak dapat digunakan untuk membeli rokok atau minuman beralkohol.

Di kota Dundee, terdapat sekitar 36.000 perokok dan hampir setengahnya tinggal di wilayah permukiman miskin. Skema atau model yang sama juga telah diterapkan dalam proyek yang ditujukan mengajak para wanita hamil untuk berhenti merokok. "Tahun lalu Pemerintah Skotlandia menantang depkes di wilayah Tayside untuk mengatasi masalah merokok di wilayah miskin. Proyek ini mencoba untuk memberikan solusi dan jika sukses akan disebarkan secara nasional," ungkap Sandy Watson, Ketua Dewan Kesehatan.

"Rokok adalah masalah yang sulit diatasi di Dundee, tetapi kita berharap dengan pendekatan inovatif ini para perokok akan terpacu berhenti merokok demi kebaikannya. Dan oleh sebab itu pula mereka akan membuat perbedaan besar untuk kesehatannya jangka panjang," tambahnya.

Lima Jamu Berbahaya Beredar di Yogyakarta

Terkait public warning Badan POM mengenai beredarnya 54 produk jamu dan obat tradisional yang dicampur dengan bahan kimia obat, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menemukan lima jenis obat yang beredar di DIY.

Obat-obat itu bermerek Bima Kudra Tablet yang mengandung sidenafil sitrat (24 dus), Ramuan Cina Kapsul mengandung parasetamol (14 dus), Pria Dewasa Ocema Kapsul mengandung sidenafil sitrat (26 dus), Ratu madu plus kapsul (5 sachet), dan Obat Kuat dan Tahan Lama Bulan Madu kapsul (35 bungkus).

Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen Balai POM Yogyakarta Diah Tjahjonowati, Rabu (11/6), mengemukakan, jamu-jamu itu diperoleh dari Januari hingga Juni 2008. "Semua didapat dari pedagang di pingir jalan. Umumnya mereka tidak tahu karena ada produk yang nomor izin edarnya palsu," ujarnya.

Pemantauan terhadap jamu dan produk lainnya, menurut Diah, dilakukan secara berkala. Semua barang yang ditemukan langsung disita dan dimusnahkan. Sedangkan terhadap distributor dan pedagang selalu dilakukan pembinaan. "Untuk perusahaan yang di luar daerah kami bekerja sama dengan Badan POM lain untuk menindak," ucapnya.

BPOM "Buru" 54 Jamu Berbahaya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik 54 merek obat tradisional dari peredaran yang terdiri dari obat kuat, pegal linu, asam urat, dan pelangsing tubuh. Semua obat ini terbukti memiliki kandungan bahan kimia berbahaya.

"Kami sudah mulai melakukan penarikan dan pemusnahan sejak tahun 2007 hingga sekarang," ujar Ketua BPOM dr Husniah Rubiana Thamrin saat menyampaikan public warning soal obat tradisonal yang mengandung bahan kimia obat (BKO) di Jakarta, Selasa (10/6).

Ia mengatakan, obat tradisional yang sebagian besar diproduksi dari Cilacap banyak mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, bahkan kematian. Sedikitnya ada sembilan bahan kimia berbahaya pada berbagai obat tersebut, antara lain Sildenafil sitrat yang biasa dipakai dalam obat kuat dan dapat menyebabkan sakit kepala hingga gangguan penglihatan bahkan kematian. Ada pula Metampiron yang biasa ditemukan pada obat asam urat, dapat menyebabkan gangguan darah, ginjal, dan kematian. "Bahan kimia dalam obat-obat tersebut dosisnya sangat besar. Pertama kali minum pasti rasanya cespleng, tapi efek sampingnya organ tubuh akan rusak berat," kata Husniah.

Menurut Husniah, dari 54 merek, 46 produk menggunakan nomor pendaftaran fiktif. Obat-obat tersebut banyak ditemukan di 15 kota besar, yaitu Yogyakarta, Banjarmasin, Medan, Mataram, Kendari, Lampung, Banda Aceh, Pontianak, Pekanbaru, Kupang, Makassar, Bengkulu, Padang, Bandung dan Jakarta.

Kegiatan memproduksi dan atau mengedarkan obat tradisional yang mengandung BKO melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Daftar 54 Obat yang Ditarik dari Peredaran

1. Pacegin Kapsul Alami
2. Neo Gemuk Sehat merek: S.Munir
3. Ganoderma kapsul
4. Sela kapsul
5. Bima Kudra tablet
6. Ajib kapsul
7. Kamasutra kapsul
8. Asam Urat Flu Tulang Cap Unta
9. Akar Baru Kina Tablet
10. Ramuan Cina kapsul
11. Dasa Agung Dua serbuk
12. Sesak Nafas serbuk
13. Sari Bunga Segar Bugar serbuk
14. Jawa Dwipa cap daun Samiroto
15. Pria Dewa ocema kapsul
16. Golden Herbal kapsul
17. Obat Kuat dan Tahan Lama Ratu Madu Plus
18. Pegal Linu Asam Urat cap Burung Gelatik
19. Akar Sakti Asam Urat Flu Tulang Stroke
20. Asam Urat Pegal Linu Cikungunya
21. Asam Urat Flu Tulang Karisma Sehat
22. Sinar Manjur SMR serbuk
23. Runrat tablet
24. Ramuan Shinshe kapsul
24. Sehat Sentosa Gemuk Sehat serbuk
25. Serbuk Dewa
26. Sumber Sehat Perempuan serbuk
27. Sumber Sehat Ambein Sehat serbuk
28. Cakra Sehat Sesak Nafas serbuk
29. Serbuk Halus Asam Urat
30. Karisma Sehat Pria dan Wanita
31. Sumber Urip Pegal Linu
32. Serbuk Segar Asam
33. Super Abad 21 Asam Urat Flu tulang
34. Flu Tulang Pegal Linu Puspita Surya
35. Cap Sarang Lawet serbuk
36. Asam Urat Flu Tulang Akar Sewu
37. Asam Urat Flu Tulang Cakra Wijaya serbuk
38. 26 Sakit Pinggang kapsul
39. Serbuk Halus Asam Urat
40. Zestos kapsul
41. Sari Jagat Manjur Asam Urat kapsul
42. Sari Jagat Manjur Rematik kapsul
43. Dewa Ampuh Serbuk
44. Serbuk Asrema
45. Purba Sentosa Pegal Linu Rematik serbuk
46. Asam Urat Pegal Linu serbuk
47. Ramuan Manjur Pas Flu Tulang serbuk
48. Dua Putri Bayan Asam Urat kapsul
49. Fong Se Wan kapsul
50. Asam Urat Flu Tulang cap Onta Mas kapsul
51. Obat Kuat dan Tahan Lama Bulan Madu kapsul
52. Langsing Ayu Sing Ayu kapsul
53. Chuifong Toukuwan pil
54. Jaka Suna Gemuk Sehat serbuk