Pages

Subscribe:
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Puasa Memberi Banyak Manfaat Bagi Ibu Hamil

Selama kesehatan ibu dan janin dinyatakan baik oleh dokter, tidak ada larangan bagi ibu hamil jika dirinya ingin berpuasa di bulan Ramadan.

Ilustrasi ibu hamil.

Hal tersebut disampaikan Dr. dr. H. Imam Rasjidi SpOG (K) Onk, dalam seminar "Kiat Berpuasa yang Sehat dan Aman Bagi Ibu Hamil" di MRCC Siloam Hospital Semanggi Jakarta, Rabu (24/7) petang.
"Ibu hamil memang bisa berpuasa, namun sebelumnya si ibu harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter kandungan untuk memastikan resiko puasa pada kehamilannya dan memberikan saran sesuai dengan kesehatannya," terang dr Imam.

Saat pemeriksaan, dokter biasanya akan memberikan penilaian melalui kondisi berat badan si ibu.
"Jika kenaikan berat Anda selama awal kehamilan tidak mencapai 3,5 - 4 kg atau di akhir masa kehamilan kenaikannya masih di bawah 12,5-14 kg, maka disarankan untuk tidak berpuasa karena dikhawatirkan akan mengganggu perkembangan janin," ujarnya.

Namun sepanjang kondisi kesehatannya dinyatakan baik dan selalu memperhatikan asupan nutrisi, berpuasa tidak akan mempengaruhi perkembangan janin. Bahkan, puasa bisa memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Ibu hamil dan janinnya.

"Menjalankan puasa justru dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Bagi ibu hamil dan janin, makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan. Karena overnutrisi dapat mengakibatkan kegemukan bagi ibu dan janin yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis dan lain-lain," jelas dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini.

Selain itu, shalat tarawih setelah makan malam juga bisa membantu metabolisme tubuh dalam mencerna asupan makanan.

"Jika dilakukan penghitungan dengan penghitung kalori, jumlah kalori yang dibakar selama salat tarawih sebesar 200 kalori," jelasnya.

Membersihkan tubuh dari kotoran dan racu atau detoksifikasi juga menjadi salah satu manfaat yang diperoleh ibu hamil dengan berpuasa.

"Puasa merupakan terapi detoksifikasi yang paling tua. Dengan berpuasa, berarti membatasi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita, sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang dapat membersihkan zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh," tegasnya.

Penulis: Herman/FER

Waspadai Rematik pada Anak dan Ibu Hamil

Rheumatoid Arthritis atau dikenal dengan istilah rematik adalah penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada lapisan sendi. Peradangan menyebabkan “kekeliruan” sehingga jaringan tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuh itu sendiri.

Rematik juga merupakan gangguan kronis. Jadi, meskipun Anda merasakan gejalanya sesekali, penyakit ini dapat memburuk dari waktu ke waktu dan bahkan sulit untuk sembuh.

Biasanya, penyakit ini dialami oleh orang dewasa berusia 30 – 60 tahun atau memiliki riwayat keluarga yang rematik dan kebiasaan merokok. Namun, ada juga beberapa orang yang mengalaminya pada usia yang jauh lebih muda. Misalnya saja pada anak-anak.

Juvenile Rheumatoid Arthritis (JRA) adalah jenis arthritis yang paling umum terjadi pada anak-anak. Seperti halnya orang dewasa, rematik pada anak juga dapat menyebabkan peradangan sendi, kekakuan, dan kerusakan tulang.

Yang lebih parah dari itu semua, rematik dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.
JRA juga dikenal sebagai juvenile idiopathic arthritis . Dikatakan "idiopatik" karena memang tidak tidak diketahui penyebabnya.

Pada wanita dewasa, jika sebelumnya ia mengalami rematik, penyakit ini bisa membaik hingga 80 persen selama kehamilan. Namun, rematik bisa kambuh kembali setelah melahirkan.
Hingga kini, bagaimana dan mengapa hal ini bisa terjadi masih belum jelas.

Namun jika Anda memiliki penyakit ini dan berencana ingin hamil, ada baiknya Anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter Anda. Dengan begitu dokter bisa menyarankan perawatan dan pengobatan yang aman bagi Anda.

Biasanya bagi wanita yang mengalami hal ini akan mendapatkan perubahan pengobatan saat sebelum hamil dan selama kehamilan.

Waspadai TORCH Saat Kehamilan

klinik kesehatanku

TORCH

Kehamilan merupakan bagian yang membahagiakan dalam kehidupan suami istri. Seorang anak yang sehat tentu menjadi dambaan. Namun, pada kasus tertentu, karena kurangnya pengetahuan ada wanita hamil yang terinfeksi TORCH. Akibatnya, dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan cacat, tidak sempurna atau kematian bayi. Apa sebenarnya TORCH itu?
TORCH merupakan akronim dari beberapa infeksi jenis penyakit bawaan yang akan berbahaya untuk janin bila diderita oleh ibu hamil. Penyakit-penyakit ini dengan mudah akan menginfeksi janin dalam kandungan seorang ibu yang sedang hamil. Penyakit yang merupakan bagian dari TORCH terdiri atas virus dan juga beberapa bakteri. TORCH sendiri merupakan akronim yang jika dijabarkan merupakan beberapa penyakit sebagai berikut ini:
  • T: Toxoplasmosis atau Toxoplasma gondii. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah toksoplasmosis.
  • O: Other infections atau infeksi lainnya seperti Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19.
  • R: Rubella atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Rubela atau Campak Jerman.
  • C: Cytomegalovirus atau dikenal sebagai sitomegalovirus atau virus herpes manusia 5.
  • H: Herpes simplex virus atau virus herpes simpleks.
Akronim lain yang juga mirip yaitu TORCHES yang merupakan singkatan dari Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus, Herpes simplex, dan Syphilis.

Toksoplasmosis

Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Janin yang terinfeksi penyakit ini dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Bisa pula menyebabkan kelainan pada bayi saat dewasa.

Rubela

Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Penyakit ini semakin berbahaya apabila diderita oleh wanita yang usia kehamilannya masih muda, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.

Cytomegalovirus (CMV)

Penyebab: Disebabkan oleh virus cytomegalo.
Akibat: Bila infeksi dialami oleh ibu hamil, maka bayi yang dikandung beresiko menderita pembesaran kepala, pengapuran otak, pembesaran hati, tuli, atau bentuk kaki dan tangan yang tidak normal.

Herpes Simpleks tipe II

Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan yang berbahaya bagi ibu hamil adalah jenis Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Infeksi ini menyerang alat kelamin. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menderita kelainan pada kulit, yaitu kulit melepuh.

Mencegah TORCH

Mengingat bahaya dari TORCH untuk ibu hamil, bagi Anda yang sedang merencanakan kehamilan atau yang saat ini sedang hamil, dapat mempertimbangkan saran-saran berikut agar bayi Anda dapat terlahir dengan baik dan sempurna.
  • Makan makanan bergizi

    Saat hamil, sebaiknya Anda mengkonsumsi banyak makanan bergizi. Selain baik untuk perkembangan janin, gizi yang cukup juga akan membuat tubuh tetap sehat dan kuat. Bila tubuh sehat, maka tubuh dapat melawan berbagai penyakit termasuk TORCH sehingga tidak akan menginfeksi tubuh.
  • Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan

    Ada baiknya, Anda memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi TORCH. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  • Melakukan vaksinasi

    Vaksinasi bertujuan untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Seperti vaksin rubela dapat dilakukan sebelum kehamilan. Hanya saja, Anda tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.
  • Makan makanan yang matang

    Hindari memakan makanan tidak matang atau setengah matang. Virus atau parasit penyebab TORCH bisa terdapat pada makanan dan tidak akan mati apabila makanan tidak dimasak sampai matang. Untuk mencegah kemungkinan tersebut, selalu konsumsi makanan matang dalam keseharian Anda.
  • Periksa kandungan secara terartur

    Selama masa kehamilan, pastikan juga agar Anda memeriksakan kandungan secara rutin dan teratur. Maksudnya adalah agar dapat dilakukan tindakan secepatnya apabila di dalam tubuh Anda ternyata terinfeksi TORCH. Penanganan yang cepat dapat membantu agar kondisi bayi tidak menjadi buruk.
  • Jaga kebersihan tubuh

    Jaga higiene tubuh Anda. Prosedur higiene dasar, seperti mencuci tangan, sangatlah penting.
  • Hindari kontak dengan penderita penyakit

    Seorang wanita hamil harus menghindari kontak dengan siapa pun yang menderita infeksi virus, seperti rubela, yang juga disebut campak Jerman.
Dengan mencari lebih banyak informasi tentang kehamilan serta merawat dirinya sebelum dan selama masa kehamilan maupun dengan memikirkan masak-masak jauh di muka tentang berbagai aspek melahirkan, seorang wanita akan melakukan sebisa-bisanya untuk memastikan kehamilan yang lebih aman. Maka, bagi seorang wanita hamil, cobalah untuk selalu waspada terhadap berbagai penyakit seperti TORCH agar bayi Anda terlahir sehat.

sumber : kumpulan.info

Tips Untuk Membantu Pasangan yang Ingin Hamil

Anda mencoba untuk hamil, anda dapat mencoba beberapa tips ini untuk membantu supaya anda dapat hamil. Mungkin anda pernah mendengar banyak rumor yang beredar tentang kapan saat terbaik melakukan hubungan seks sesuai siklus wanita, berapa kali hubungan seksual dilakukan, posisi dan cara seksual dilakukan dan lain sebagainya hal-hal yang meningkatkan kemungkinan untuk dapat hamil.

Tetapi apakah kenyataannya yang sebenarnya tentang semua hal diatas. Sebelumnya sebaiknya anda mengerti dahulu Bagaimana proses kehamilan itu terjadi.

Beberapa Tips Untuk Hamil:

- Waktu terbaik untuk konsepsi
Penting untuk mengetahui kapan saat terbaik untuk terjadinya pembuahan pada seorang wanita. Waktu terbaik untuk konsepsi atau pembuahan adalah saat masa subur atau ovulasi dari seorang wanita.

Yang perlu diperhatikan bahwa telur yang matang hanya hidup 24 jam sedangkan sperma hidup 48-72 jam dalam tubuh wanita. Oleh karenanya, melakukan hubungan seks sebelum saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari sesudahnya.

- Frekuensi hubungan seksual
Frekuensi atau seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Tidak ada angka khusus yang dapat memastikan berapa kali seseorang harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Yang terpenting “seberapa sering” anda melakukan hubungan seksual pada ” waktu yang terbaik untuk konsepsi”.

- Nikmati proses hubungan seksual anda.
Penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.

- Posisi hubungan seksual.
Posisi seks yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria diatas (man on top).

- Jangan Banyak Bergerak Setelah Seks?
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa setelah hubungan seksual dengan tidak bergerak dan tetap dalam posisi tidur dengan kaki atau pinggul lebih tinggi setelah seks akan meningkatkan kesuburan. Karena sebenarnya sperma sudah berada di dalam servik sesaat setelah ejakulasi.

Tapi ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.

Yang terpenting juga sewaktu anda membersihkan, hindari mengunakan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual, karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toxic untuk sperma.

- Buat para suami
Para suami sebaiknya menghindari memakai celana yang terlalu ketat atau mandi air hangat, hal ini akan menurunkan kemungkinan kehamilan karena proses penekanan atau panas didaerah testis (pembentuk sperma).

- Relaks
Cobalah untuk tetap rileks dalam menghadapi hal ini bersama pasangan karena Stress hanya akan mempersulit terjadinya konsepsi.

- Jaga kesehatan anda.
Menjaga kesehatan adalah hal dasar yang penting. Pastikan tubuh anda cukup nutrisi. Ingat bahwa wanita yang sehat akan lebih mudah hamil daripada yang mempunyai berat badan yang berlebihan atau kurang.

Ini semua adalah tips untuk membantu anda untuk meningkatkan kemungkinan untuk dapat hamil. Ingatlah kebanyakan, saat sperma masuk ke dalam saluran tuba dan telur yang matang siap untuk dibuahi maka hanya 30 % saja yang mempunyai hasil test kehamilan positif dan sisanya 70 % walaupun melakukan semuanya dengan benar tapi tetap harus menunggu dan mencoba lagi.

Dan bila anda sudah mencoba melakukan hal ini selama 1 tahun dan belum hamil juga, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter anda untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.

Semoga berhasil!

Peluang Hamil Di Usia 35 Tahun Ke Atas

Memang tidak dapat dipastikan kapan jodoh itu datang. Ada yang bisa mendapatkan pasangan hidup di usia 20an, ada juga di usia 30an bahkan 40an atau lebih. Begitu juga jodoh dengan calon anak. Banyak pasangan yang baru menikah setelah 2 bulan, istri sudah hamil. Ada yang sudah menikah lebih dari 1 tahun lebih, tapi belum juga dikaruniai seorang anak bahkan sudah 20 tahun menikah baru dikaruniai anak. Jalan hidup seseorang tidaklah sama.

Demikian pula bagi pasangan yang menunda kehamilan yang disebabkan oleh berbagai alasan. Pada saat ingin memiliki anak, terkadang menemui kendala. Padahal usia sudah tidak muda lagi. Khusus bagi wanita yang sudah berusia di atas 35 tahun, peluang untuk hamil sudah semakin berkurang. Terutama calon ibu yang hamil pertama kali.

Kesuburan wanita akan terus menurun bersama dengan bertambahnya usia. Demikian pula dengan resiko yang akan dihadapi saat hamil. Resiko kehamilan seperti terjadinya keguguran, pre-eklampsia, plasenta previa atau diabetes. Peluang untuk melahirkan bayi yang memiliki kelainan seperti Down’s Syndrome juga lebih besar dibandingkan dengan yang berusia 20 tahun.

Namun jangan khawatir, sudah banyak ibu-ibu yang berusia di atas 35 tahun yang hamil dan melahirkan bayi yang sehat. Selama tubuh sehat, konsumsi makanan yang bergizi, pola hidup juga sehat dan cukup istirahat, semuanya bisa diatasi. Bagusnya lagi di usia 35 tahun ke atas, biasanya ibu akan lebih matang dan terkontrol emosinya. Jadi siap secara mental untuk hamil dan punya anak.

Tetap semangat.

Ingin Hamil, Nutrisi Makanan Yang Bagaimanakah?


Ingin Hamil, Nutrisi Makanan Yang Bagaimanakah? Tahukah anda bahwa nutrisi makanan yang baik akan membantu anda untuk mempersiapkan kehamilan. Nutrisi yang bagaimanakah yang anda perlukah, adakah makanan khusus? ----

Ketika anda mempersiapkan diri untuk dapat hamil, maka banyak hal yang sebaiknya anda pertimbangkan. Salah satu hal adalah mempersiapkan nutrisi yang baik buat tubuh anda. Dengan memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh sebelum kehamilan, ini memberi keuntungan bukan hanya untuk anda, tapi juga untuk persiapan bayi yang sehat nantinya.

Kesehatan anda sebelum hamil akan memberi pengaruh negative atau positif terhadap tubuh anda. Untuk itu mempersiapkan tubuh anda sebelum memasuki kehamilan adalah yang terbaik.

Konsultasikan dengan dokter anda, apakah anda perlu untuk menurunkan atau menaikan berat badan anda ke berat badan ideal untuk mempersiapkan kehamilan anda ini. Karena dengan berat badan yang normal, tidak terlalu berat atau terlalu kurun akan berhubungan dengan kehamilan yang sehat dan kesuburan yang terbaik.

Nutrisi makanan yang baik dalam mempersiapkan kehamilan:

Folic acid atau Folat.
Adalah vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau dan sereal, buah buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Atau anda dapat mengkonsumsi dari vitamin tambahan anda sehari hari. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari.

Cara makan yang sehat.
Begitu anda mempersiapkan diri untuk hamil, maka sedapat mungkin, mulailah untuk makan yang lebih sehat dan dengan diet makanan yang seimbang. Untuk persiapan kehamilan, 3-4 bulan sebelum konsepsi (pembuahan terjadi) adalah saat yang baik untuk memulai makan dengan cara yang sehat.

Makanan yang rendah lemak, kaya akan serat dan vitamin folat sebaiknya sekarang berada pada daftar menu makanan sehat anda.

Stop minuman atau makanan yang mengandung kafein. Penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kafein akan menurunkan kemungkinan dari seorang wanita untuk dapat hamil. Dan juga kafein meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran walaupun penelitian secara lanjut belum dipastikan, tetapi sangat beralasan untuk anda menghentikan atau menguranginya..

Kafein dapat didapatkan pada kopi, teh, coklat, dan juga beberapa obat flu atau sakit kepala, jadi sebaiknya baca label sebelum menggunakannya.

Stop alkohol, merokok dan obat-obatan yang berpengaruh buruk pada bayi.
Alcohol, merokok dan obat-obatan seperti kokain/morfin berpengaruh buruk pada bayi dan kehamilan oleh karenanya bila anda mempersiapkan diri untuk hamil.

Makanan khusus untuk hamil ?
Dalam ilmu pengetahuan tidak ada makanan yang khusus yang dapat meningkatkan kehamilan kecuali satu yaitu : Kerang. Beberapa ilmuwan menyarankan untuk memakan kerang karena kerang mengandung zinc dan kekurangan zinc dapat mempengaruhi kesuburan baik wanita atau pria.

Tetapi tetap diet makan sehat yang seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan anda secara keseluruhan dan kesuburan anda daripada hanya memakan saru atau dua macam makanan yang dianggap khusus untuk hamil.

Cobalah untuk makan secara seimbang dengan memvariasikan berbagai makanan sehat dalam diet seimbang anda.

Dan juga olahraga akan membantu kehamilan yang sehat, dan biasanya wanita yang melakukan olahraga secara teratur sebelum kehamilannya, akan melanjutkannya dalam program selama kehamilan. Konsultasikan dengan dokter anda olah raga yang terbaik untuk anda.

Ingat juga bahwa usia juga berpengaruh terhadap kesuburan wanita, kesuburan wanita biasanya akan mulai menurun setelah usia 35 tahun dan akan semakin menurun setelah 40 tahun dan setalah 45 tahun akan sulit untuk hamil, meskipun dengan mensturasi yang teratur.

Ingin Hamil – Apa Harus Sering Melakukan Hubungan Seks ?

Ingin hamil, apa harus sering melakukan hubungan seksual? Jawabannya adalah tergantung dari setiap pasangan.

Karena tidak ada angka khusus yang dapat menentukan berapa kali seseorang harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan hubungan seksual satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama.

Bila pasangan anda memiliki sperma yang normal dalam jumlah dan kualitas, anda dapat melakukan setiap hari saat masa subur anda. Jadi jumlah dan kualitas sperma pasangan anda mempengaruhi seberapa sering anda perlu untuk melakukan hubungan seksual untuk dapat hamil.

Jadi sebenarnya pertanyaan ini harus dibalik yaitu seberapa ‘sering’ anda melakukan hubungan seksual pada ‘waktu’ yang terbaik atau tepat untuk terjadinya konsepsi.
Baca selengkapnya tentang: Tips Untuk Menilai Masa Subur.

Berdasarkan teori yang dapat disarankan adalah anda sebaiknya ‘tidak melakukan hubungan seksual’ untuk 3-5 hari sebelum masuk ke masa subur,kemudian anda dapat melakukan seks setiap hari mulai dari 2 hari sebelum ovulasi (masa subur) sampai 3 hari setelahnya.

Ingatlah yang terpenting saat melakukan hubungans seksual anda berdua menikmatinya dan merasa nyaman dengan apa yang anda lakukan. Bila anda melakukan seks setiap hari dan hanya merasa tertekan maka hanya akan menambah stress yang akan mempersulit terjadinya konsepsi.

INGIN PUNYA ANAK ? MINUM OBAT PENYUBUR !

Tapi hati-hati, saking terlalu subur malah jadi kehilangan anak. Periksa dulu, apa betul enggak subur atau ada sebab lain.

Belum lama ini di Roma, Italia, seorang ibu yang melakukan terapi kesuburan dengan menggunakan obat penyubur melahirkan bayi kembar 8. Namun malang, semua bayi yang masing-masing BB-nya cuma berkisar antara 400-500 gram itu, tak mampu bertahan hidup. Satu per satu kembali ke pangkuan Yang Kuasa beberapa jam setelah lahir. Bahkan, di antaranya ada yang meninggal sejak di kandungan.

Sungguh tragis, ya, Bu-Pak. Ingin punya anak, tapi setelah didapat malah langsung kehilangan lagi. Itulah mengapa, dr. Med. Ali Baziad, SpOG, dari bagian reproduksi dan fertilitas RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta, mengingatkan, hati-hati menggunakan obat penyubur karena obat ini bukan tanpa efek samping. “Selain menyebabkan kematian bayi, juga berisiko kecacatan janin.” Ih, serem, ya!

PERIKSA DULU

Ali menganjurkan, sebaiknya pasangan yang tak kunjung punya anak jangan buru-buru menggunakan obat penyubur. Soalnya, penyebab infertilitas bukan semata-mata lantaran si wanita enggak subur. “Yang enggak subur itu cuma berkisar antara 15-20 persen. Selebihnya bisa karena infeksi, saluran telur tersumbat, tempat menetasnya telur terganggu, endometriosis, kelainan rahim, dan sebagainya,” terangnya. Bahkan, tambahnya, stres pun bisa bikin wanita sulit hamil.

Sayangnya, faktor penyulit kehamilan yang 80 persen itu tak pernah dipikirkan orang. Kebanyakan orang bila menjumpai pasangan tak juga punya anak setelah sekian tahun menikah, pasti langsung “menuding” si wanitanya enggak subur. Akibatnya, pasangan tersebut buru-buru minta obat penyubur pada dokter. “Nah, ini bisa menjadi malapetaka kalau kebetulan mendapat dokter yang malas memeriksa pasien, hingga ia asal main suntik atau memberi obat penyubur.” Soalnya, jika diperiksa lebih teliti, bisa saja, kan, penyebabnya bukan lantaran si wanita enggak subur tapi karena hal lain.

Jikapun setelah diteliti ternyata si wanita memang enggak subur, “dokter juga tak boleh sembarangan memberikan obat penyubur.” Pasalnya, penyebab ketidaksuburan juga bermacam-macam. Salah satunya, sel telur tak pecah atau kematangan telurnya enggak baik, yang dikenal dengan istilah anovulasi. “Untuk terjadi kehamilan itu, kan, harus ada pembuahan yang membutuhkan sel telur dan sperma. Nah, kalau sel telurnya enggak matang atau enggak pecah, maka tak akan terjadi pembuahan. Inilah salah satu yang bikin pasangan tersebut tak juga punya anak,” terang Ali lebih lanjut.

KEHAMILAN BANYAK

Penyebab sel telur tak matang/pecah, juga bukan cuma satu. Di antaranya, gangguan hormonal. Nah, obat penyubur berisi hormon yang bisa merangsang pematangan sel telur. Namun karena kasus anovulasi ini sangat kecil, Ali minta sebaiknya diperiksa dulu, apa benar si wanita anovulasi.

Kalau tidak, “bisa terjadi si wanita sebenarnya ovulasi, hingga pemberian obat penyubur malah menimbulkan efek samping setelah sel telur dibuahi, yaitu menimbulkan rangsangan berlebihan atau hiperstimulasi hingga terjadilah kehamilan kembar atau banyak.” Jika sudah begitu, tak ada tindakan apa pun yang bisa dilakukan kecuali meneruskan kehamilan. Hingga risikonya, bayi meninggal dalam kandungan atau setelah dilahirkan lantaran berat badannya kurang.

Bukan berarti wanita yang anovulasi setelah diberi obat penyubur takkan mengalami hal tersebut, lo. Ingat, obat penyubur merangsang pematangan sel telur. Nah, sel telur yang matang ini bisa saja bukan cuma satu, tapi dua, tiga, empat, lima, bahkan lebih. Hingga, bila semua sel telur yang matang ini dibuahi, terjadilah kehamilan yang banyak. Itulah mengapa, tegas Ali, jangan sembarangan menggunakan obat penyubur.

Untuk mengetahui ovulasi tidaknya, bisa dilihat dari usia perkawinan yang lama tapi belum juga hamil, disertai keluhan-keluhan seperti sering sakit saat menstruasi dan menstruasi tak teratur atau sering terlambat. Namun untuk kepastiannya tentu harus dilakukan pemeriksaan lewat USG atau dengan analisa hormon. Jika ternyata ada kelainan hormonal hingga enggak subur, barulah diberi obat penyubur.

TABLET DAN SUNTIK

Obat penyubur yang diberikan adalah obat pemicu ovulasi atau pemecah telur, bisa berupa tablet atau suntikan. Pada pasangan muda usia sekitar 20-30 tahun, terang Ali, biasanya diberikan tablet dulu. Obat yang mengandung hormon ini, namanya klomifen sitrat dan epimestrol. Banyaknya pemberian tablet tergantung siklusnya (bulan). Bukankah menstruasi datangnya sebulan sekali? “Jadi, obat tersebut diberikan sebulan sekali selama 5 hari, yaitu di hari ke-5 masa menstruasi hingga hari ke-9.” Kemudian, pasangan diminta datang lagi bulan depan untuk dilihat keberhasilan obat tersebut. “Bila dalam pemberian satu siklus tak berhasil, maka dosis yang semula 50 mg ditambah jadi 100 mg.”

Jika dalam 6 bulan atau setahun tak ada respon dalam arti telurnya enggak matang atau tak tumbuh dengan baik, “barulah terapi kesuburan dilakukan dengan cara suntik.” Namun pemberian obat penyubur dengan cara suntik juga tak boleh sembarangan, “harus dipilih waktunya, yaitu pada hari ke-2 sampai ke-9 masa menstruasi.” Hormon yang disuntikkan adalah hormon yang mengandung FSH/LH atau FSH saja. Satu suntikan sebanyak 75 IU (International Unit). Bila tak mempan juga, dosisnya dinaikkan jadi 150 IU atau bahkan 225 IU.

Jadi, tegas Ali, telurnya dimatangkan, dari kecil sampai besar hingga akhirnya pecah. Pembesaran sel telur ini dimonitor lewat USG, dilakukan pada hari ke-11 dan ke-13. Telur baru bisa pecah bila minimal diameternya 18-22 mm.

Bukan berarti cara suntik lebih berhasil dari tablet, lo. Menurut Ali, efektivitasnya sama, kok, hanya tergantung usianya saja. “Jika pada usia muda bisa berhasil dengan cara sederhana (tablet, Red.), mengapa harus yang sulit? Ibarat orang menembak burung, jika berhasil dengan senapan angin, kenapa harus dengan meriam?” Soalnya, bila langsung digunakan suntikan, bisa terjadi kehamilan ganda atau banyak, atau malah enggak hamil sama sekali.

HARUS DIHENTIKAN

Itulah mengapa, tegas Ali lagi, pemakaian obat penyubur tak boleh sembarangan. “Harus secara rasional dan mengikuti aturan pemberiannya. Tentu dengan berkonsultasi pada dokter, hingga dokter bisa memonitor terus perkembangan sel telurnya.” Dengan demikian, efek samping berupa kehamilan banyak bisa dicegah.

Soalnya, lewat monitoring, dokter jadi tahu apakah kadar hormonnyatinggi atau tidak. “Bila tinggi, ini berbahaya karena ada kemungkinan terjadi hiperstimulasi yang mengakibatkan kehamilan banyak.” Hingga, pemakaian obat penyubur harus dihentikan. Kalau tidak, bila sudah dibuahi dan tetap memakai obat penyubur, maka berisiko bayinya cacat. Pokoknya, tandas Ali, jika dilihat dari USG telurnya banyak dan beberapa sudah matang, “harus hati-hati, karena kita tak tahu berapa telur yang akan jadi.”

Biasanya, pemakaian obat penyubur dilakukan pada proyek bayi tabung. Sayangnya, untuk memonitor perkembangan sel telur perlu biaya yang tak murah. Biaya untuk hormonnya saja, satu ampul Rp. 300 ribu. Bayangkan bila sampai 10 ampul, bisa menelan biaya Rp. 3 juta. Sedangkan biaya 2 kali memonitornya dengan USG kurang lebih makan biaya Rp. 300 ribu dan biaya periksa hormonnya Rp. 60 ribu.

Tampaknya memang harus dipikirkan betul segala risikonya, ya, Bu-Pak?

Dedeh Kurniasih . Ilustrasi : Pugoeh (nakita)

TAK BIKIN GEMUK

Kendati obat penyubur berisi hormon, tapi tak bikin gemuk, lo. Soalnya, terang Ali, hormon yang diberikan bukan hormon estrogen dan progesteron yang bisa bikin gemuk seperti halnya pil KB, melainkan hormon FSH/LH atau FSH saja. Jadi, tak usah takut gemuk, ya, Bu.

Akhirnya HAMIL,Setelah 10 Tahun Menanti

Kabar bahagia ini datang dari seorang teman yang sudah menikah lebih dari 10 tahun. Kabar apakah itu? Mungkin inilah kabar yang sangat dinantikan oleh ibu-ibu juga. Ya, Dia mengabarkan bahwa istrinya sekarang sedang hamil untuk yang pertama kalinya! Usia kehamilan sudah 7 minggu.Luar Biasa…setelah sepuluh tahun menanti, akhirnya terwujud keinginannya.

Bagaimana caranya?Inseminasi?Bayi Tabung? Jawabannya: Hamil secara alami! Kuncinya adalah berserah/pasrah, just let go! Selain itu adanya motivasi yang tinggi setelah mendengar cerita dari temannya yang sudah lama menikah dan akhirnya berhasil hamil, membuatnya menjadi bersemangat.

Rupanya pasangan ini sudah berencana untuk melakukan inseminasi, tapi sebelum inseminasi, istri hamil! Justru karena sudah tidak terlalu memikirkan dan menuntut agar hamil, malah hamil. Apakah ada ibu-ibu yang mengalami hal yang sama? Sebenarnya banyak cerita dari pasangan yang sudah menikah lebih dari 5 tahun, 10 tahun bahkan 20 tahun namun belum diberi momongan akhirnya bisa hamil dan punya anak. Bahkan tanpa berobat atau ikut program. Semuanya bilang sudah PASRAH!

Itulah kenyataannya, selama masih memaksakan kehendak bahkan menuntut, justru keinginan semakin menjauh. Tapi, selama Kita berusaha, berdoa dan pasrah justru keinginan mendekat bahkan menjadi kenyataan.

Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang sekarang masih belum mendapatkan momongan walaupun sudah berusaha kemana-mana, jangan berkecil hati dan patah semangat. Jika orang lain bisa, pasti Ibu-Bapak juga bisa, tetap berusaha,berdoa dan serahkan semuanya pada Tuhan, semoga keinginan cepat terwujud.

Tetap semangat!

“If you don’t get what you want, it’s
a sign either that you did not seriously
want it, or that you tried to bargain
over the price.”(Joseph Rudyard Kipling)

Ingin Sembuh dari Sakit Jantung TANPA OPERASI? Powered by MaxBlogPress Info Ibu Hamil | Wanita Mau Ingin Cepat Hamil Informasi Para Ibu Hamil atau

Cukup pelik juga masalah satu ini dan banyak pasangan suami-istri yang sungkan berbagi cerita tentang masalah yang sangat pribadi ini. Namun bukan berarti tabu untuk dibicarakan, justru penting untuk disampaikan bagi pasutri yang baru menikah atau yang sudah lama menikah dan belum dikaruniai anak.

Banyak mitos ataupun anjuran bagi pasutri agar melakukan senggama yang benar atau anjuran seperti setelah senggama, kedua kaki istri diangkat keatas dinding/bantal agar sperma bisa cepat masuk ke rahim, sehingga cepat hamil. Ada yang berhasil dengan cara seperti ini tapi ada juga yang gagal.

Sebenarnya posisi senggama terbaik bagi pasutri yang ingin cepat hamil itu seperti apa? Cara senggama yang baik adalah dimana sperma dipastikan masuk ke dalam liang rahim dan tidak tumpah-ruah setelah senggama selesai. Caranya?

Pasti banyak yang sudah tahu, posisi missionary adalah yang terbaik. Suami berada di atas istri, dimana setelah ejakulasi, sperma yang disemprotkan bisa langsung menuju sasaran, yaitu rahim. Sehingga kemungkinan besar sel sperma cepat masuk menuju sel telur yang sudah matang. Sebaiknya istri tidak langsung bangun, berbaring sejenak untuk memberi waktu pada sperma agar bisa berenang dan menuju sel telur.

Ada yang punya pengalaman atau informasi mengenai posisi senggama lain agar cepat hamil? Silahkan sharing disini.